Polda Kalbar dan Pemprov Perkuat Sinergi Penanganan Karhutla, Minta Warga Lapor Titik Api

Idil Aqsa Akbary • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 17:43 WIB
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar mengikuti rapat koordinasi penanganan dan penanggulangan karhutla bersama pemerintah daerah serta stakeholder terkait di DAR Kantor Gubernur, Selasa (15/9). (POLDA KALBAR FOR PONTIANAK POST)
Kapolda Kalbar, Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar mengikuti rapat koordinasi penanganan dan penanggulangan karhutla bersama pemerintah daerah serta stakeholder terkait di DAR Kantor Gubernur, Selasa (15/9). (POLDA KALBAR FOR PONTIANAK POST)

PONTIANAK POST – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat (Kalbar) membutuhkan kekuatan bersama lintas sektor. Kepolisian Daerah (Polda) Kalbar bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov), dan stakeholder terkait terus memperkuat sinergi untuk mempercepat pencegahan hingga penanggulangan kebakaran.

Hal itu disampaikan Kapolda Kalbar, Irjen Pol Alberd Teddy Benhard Sianipar saat menghadiri rapat koordinasi (rakor) pembahasan perkembangan penanganan dan penanggulangan karhutla yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) RI, Selasa (15/9).

Dalam rakor tersebut dibahas perkembangan situasi karhutla sekaligus langkah penanganan, dan pencegahan yang perlu diperkuat di wilayah Kalbar. Sinergi lintas sektor menjadi bagian penting agar upaya penanganan dapat dilakukan secara cepat dan terpadu.

Baca Juga: PT MAS Perkuat Sinergi Cegah Karhutla di Wajok, Tekankan Prinsip Zero Burning

Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan, kepolisian bersama seluruh stakeholder terus melakukan berbagai langkah untuk mencegah, dan menanggulangi karhutla.

Upaya tersebut dilakukan mulai dari patroli, pemantauan titik api hingga pemadaman di lokasi yang terjadi kebakaran. “Penanganan Karhutla membutuhkan sinergi semua pihak. Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan,” ujar Bambang.

Dia mengatakan, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kebakaran. Langkah tersebut diperlukan agar kejadian dapat segera ditindaklanjuti dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

Selain itu, Bambang mengingatkan masyarakat untuk menghubungi Call Center 110 atau kantor kepolisian terdekat apabila membutuhkan bantuan maupun menemukan kejadian yang berpotensi mengganggu keamanan dan keselamatan masyarakat.

Baca Juga: Tim Mabes TNI Sosialisasikan Pencegahan Karhutla kepada Masyarakat Desa Empoto

Penguatan koordinasi lintas sektor dan keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman karhutla. Terutama agar setiap potensi kebakaran dapat diketahui, dan ditangani sedini mungkin. (bar/r)

Editor : Miftahul Khair
sinergi lintas sektor penanganan karhutla polda kalbar gubernur kalbar karhutla kalbar