PONTIANAK POST – Lima qori-qoriah asal Kota Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), meraih prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional 2026 di Provinsi Jawa Tengah. Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang menyiapkan sambutan kepulangan dan bonus khusus bagi para peserta.
Prestasi itu menjadi kebanggaan bagi Kota Pontianak dan Kalbar sekaligus menunjukkan kemampuan generasi Qur’ani daerah bersaing di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, qori dan qoriah kita dari Pontianak kembali mengharumkan nama Kalimantan Barat di MTQ Nasional. Ini tentu menjadi kebanggaan bagi kita semua,” ujar Edi, Senin (21/9/2026).
Baca Juga: Yusuf Mubarak jadi Harapan Terakhir Kalbar di Final MTQ Nasional 2026
Lima Qori-Qoriah Pontianak Raih Prestasi Nasional
Lima peserta asal Pontianak tersebut meraih penghargaan pada sejumlah cabang perlombaan MTQ Nasional 2026. Berikut daftar prestasi yang diraih:
-
Yusuf Mubarak, Terbaik II Hafalan 30 Juz Putra.
-
Hadyan Miftah Pratama, Harapan I Golongan Hafalan 5 Juz Putra.
-
Siti Farhatunnufus, Harapan I Golongan Tuna Netra.
-
Raya Salsabila, Harapan III Golongan Hafalan 5 Juz Putri.
-
Ni'matillah, Harapan III Qira'at Murattal Dewasa Putri.
Capaian tersebut menjadi hasil yang membanggakan bagi para peserta dan daerah yang mereka wakili.
Baca Juga: MTQ Nasional ke-31 Dimulai, Gubernur Ria Norsan Tekankan Kesiapan Mental Kafilah Kalbar
Pemkot Pontianak Siapkan Sambutan dan Bonus
Edi menilai prestasi para qori-qoriah tersebut merupakan hasil dari proses panjang. Pembinaan, latihan, dukungan keluarga, guru, serta para pembina Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) turut berperan dalam pencapaian tersebut.
Sebagai bentuk penghargaan, Pemerintah Kota Pontianak akan menyambut kepulangan para peserta dan memberikan bonus khusus.
“Nanti ketika mereka pulang, kita sambut. Saya juga akan memberikan bonus khusus sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang sudah mereka raih,” tegasnya.
Prestasi MTQ Diharapkan Memotivasi Generasi Muda
Edi berharap penghargaan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para peserta untuk terus meningkatkan kemampuan. Ia juga ingin prestasi itu mendorong generasi muda lainnya agar semakin mencintai dan mendalami Al-Qur’an.
“Jangan berhenti sampai di sini. Terus berlatih, terus belajar, dan terus membawa nama Pontianak serta Kalimantan Barat ke tingkat yang lebih tinggi,” ujarnya.
Menurut Edi, pencapaian di MTQ Nasional juga menegaskan pentingnya pembinaan generasi Qur’ani secara berkelanjutan.
“Semoga semakin banyak anak-anak Pontianak yang tumbuh menjadi generasi Qur’ani, berprestasi, berakhlak baik, dan membanggakan daerah,” pungkasnya.*
Editor : Uray RonaldSumber : Pemkot Pontianak