PONTIANAK POST – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Barat (Kalbar) belum menerima laporan terkait kabar adanya tiga pasien meninggal dunia yang dikaitkan dengan kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kayong Utara.
Kepala Dinkes Kalbar, Erna Yulianti mengatakan, pihaknya masih menelusuri informasi yang beredar tersebut. Dimana hingga saat ini, belum ada laporan resmi yang diterima Dinkes Kalbar mengenai kabar tersebut.
“Terkait berita ini sampai hari ini Dinkes Provinsi belum menerima laporan hal tersebut,” kata Erna, Senin (21/9) malam.
Baca Juga: Viral Tiga Pasien Meninggal Akibat Kabut Asap Karhutla Ditelusuri, ISPU Konsisten Berbahaya
Erna mengatakan, untuk memastikan informasi tersebut, dirinya telah meminta Kepala Dinkes Kabupaten Kayong Utara melakukan penelusuran.
Koordinasi juga diminta dilakukan dengan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Muhammad Jamaludin untuk mendapatkan informasi yang lebih jelas mengenai kondisi pasien yang disebut dalam pemberitaan tersebut.
“Dan saya minta Kadinkes Kayong Utara untuk menelusuri terkait berita ini dengan melakukan koordinasi dengan pihak RSUD Sultan Muhammad Jamaludin,” ujarnya.
Dengan demikian, kabar mengenai tiga pasien yang disebut meninggal akibat kabut asap karhutla tersebut masih dalam proses penelusuran.
Baca Juga: Kualitas Udara Pontianak Kembali Capai Level Berbahaya, ISPU 599 dan AQI Tembus 675 pada Malam Hari
Dinkes Kalbar belum dapat memastikan kebenaran informasi maupun hubungan antara kondisi kesehatan pasien dengan paparan kabut asap.
Penelusuran dilakukan untuk mendapatkan informasi berdasarkan data dan keterangan dari fasilitas pelayanan kesehatan yang menangani pasien, termasuk RSUD Sultan Muhammad Jamaludin di Kayong Utara. (bar)
Editor : Miftahul Khair