PONTIANAK POST – Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalbar terus dioptimalkan. Selain pemadaman, upaya pendinginan dilakukan untuk memastikan bara di lahan gambut tidak kembali memicu kebakaran.
Salah satu upaya yang digunakan Polda Kalbar yakni cairan inovatif X-Fire. Cairan yang dikembangkan Staf Logistik (Slog) Polri di bawah arahan Asisten Logistik (Aslog) Kapolri tersebut digunakan untuk mendukung proses pemadaman, dan pendinginan karhutla.
X-Fire dirancang untuk menangani kebakaran pada wilayah dengan karakteristik lahan yang sulit dipadamkan, terutama lahan gambut. Cairan tersebut tidak hanya digunakan untuk memadamkan api di permukaan, tetapi juga menekan, dan mengurangi kepulan asap.
Baca Juga: Polresta Pontianak Uji Cairan X-Fire untuk Padamkan Karhutla di Lahan Gambut
Kemampuan tersebut dinilai penting dalam penanganan kebakaran lahan gambut. Sebab, meski kobaran api di permukaan telah padam, bara di bawah permukaan tanah masih dapat bertahan, dan menimbulkan asap.
Berdasarkan data operasional periode 9 hingga 20 September 2026, Polda Kalbar dan jajaran telah menggunakan 11.400 liter cairan X-Fire. Penggunaan cairan tersebut diterapkan pada areal karhutla seluas 124,31 hektare.
Secara keseluruhan, luas areal karhutla yang dipadamkan Polda Kalbar, dan jajaran dalam periode tersebut mencapai 4.463,34 hektare. Dari luasan itu, 124,31 hektare di antaranya ditangani menggunakan X-Fire.
Di lapangan, X-Fire diaplikasikan melalui dua metode. Pertama, cairan dicampurkan ke dalam tangki atau tandon air sesuai rasio takaran. Campuran kemudian disemprotkan menggunakan mesin pompa untuk membantu mendinginkan suhu panas sekaligus meredam asap.
Baca Juga: Kabut Asap Pekat Picu Kasus ISPA di Mempawah Naik, Tercatat 20.518 Kasus hingga September
Metode kedua dilakukan dengan menginjeksikan campuran cairan agar meresap langsung ke lapisan tanah gambut. Cara ini ditujukan untuk memadamkan bara api tersembunyi di bawah permukaan atau ground fire, sekaligus mencegah munculnya titik api baru akibat cuaca terik.
Kabidhumas Polda Kalbar, Kombes Pol Bambang Suharyono mengatakan penggunaan X-Fire membantu personel menghadapi karakteristik karhutla di Kalbar. Terutama pada lahan gambut yang sulit dipadamkan dengan cara konvensional.
"Penggunaan inovasi cairan X-Fire yang dikembangkan oleh Slog Polri ini sangat membantu personel di lapangan, khususnya dalam mengatasi tantangan karhutla di wilayah lahan gambut Kalbar yang sulit dipadamkan secara konvensional," ujar Bambang.
Menurut dia, hingga saat ini lebih dari 124 hektare lahan telah ditangani dengan menggunakan inovasi tersebut. "Polda Kalbar dan jajaran akan terus memaksimalkan seluruh sumber daya serta teknologi yang ada demi keamanan dan kesehatan masyarakat," pungkasnya.(bar/r)
Editor : Hanif