Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Edi Kamtono Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Terlindungi

Uray Ronald • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 15:58 WIB
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengunjungi Sekolah Rakyat di Pontianak Utara, Rabu (23/9/2026). (Pemkot Pontianak)
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengunjungi Sekolah Rakyat di Pontianak Utara, Rabu (23/9/2026). (Pemkot Pontianak)

 

PONTIANAK POST– Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memastikan kesehatan dan kebutuhan dasar siswa Sekolah Rakyat di Pontianak Utara tetap terpenuhi di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi.

Edi mengunjungi Sekolah Rakyat pada Rabu (23/9/2026) untuk melihat langsung kondisi siswa, mulai dari kesehatan, kebutuhan sehari-hari, hingga aktivitas belajar.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan anak-anak tetap aman dan nyaman selama mengikuti pendidikan di tengah kondisi kualitas udara yang perlu diwaspadai.

“Yang paling penting anak-anak ini tetap sehat, kebutuhan mereka terpenuhi, dan proses belajar tetap berjalan dengan baik,” ujarnya.

Baca Juga: Sekolah Rakyat Pontianak Belum Optimal, Boyman Harun: Kapasitas 1.100 Hanya Diisi 200 Siswa

Edi Minta Kesehatan Siswa Dipantau Selama Kabut Asap

Edi menilai, kabut asap membutuhkan perhatian khusus karena dapat berdampak terhadap kesehatan anak-anak. Ia meminta pengelola Sekolah Rakyat memantau kondisi siswa, terutama jika muncul keluhan batuk, sesak napas, iritasi mata, atau gangguan kesehatan lainnya.

Ia juga mengingatkan agar aktivitas luar ruangan dikurangi ketika kualitas udara memburuk. Penggunaan masker, kecukupan air minum, serta kesiapan layanan kesehatan perlu menjadi perhatian untuk mengurangi risiko paparan asap.

“Aktivitas luar harus dikurangi. Anak-anak harus dijaga, dipastikan cukup minum, menggunakan masker, dan kalau ada keluhan kesehatan segera ditangani,” katanya.

Baca Juga: 73 Siswa Sekolah Rakyat Pontianak Dilatih Taruna Akpol, Diajari Kedisiplinan hingga Wawasan Kebangsaan

Pemenuhan Kebutuhan Dasar Siswa Jadi Perhatian

Selain kesehatan, Edi mengecek pemenuhan kebutuhan dasar siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat. Kebutuhan tersebut mencakup makan, tempat tinggal, pembelajaran, hingga pendampingan.

Menurut dia, Sekolah Rakyat tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga ruang pembinaan yang memberikan kesempatan lebih baik bagi anak-anak.

“Kita ingin mereka tidak hanya sekolah, tetapi juga merasa diperhatikan. Kebutuhan dasarnya harus cukup, kesehatannya terjaga, dan mereka tetap semangat belajar,” ujarnya.

Dalam dialog bersama siswa, Edi turut memberikan motivasi agar mereka tetap rajin belajar dan menjaga kesehatan meski kondisi karhutla dan kabut asap masih berlangsung.

Ia meminta jajaran terkait terus berkoordinasi dengan pengelola Sekolah Rakyat untuk memantau perkembangan kondisi siswa selama musim kemarau dan kabut asap.

“Jangan sampai ada kebutuhan yang terabaikan, terutama kesehatan mereka di tengah kondisi seperti sekarang,” pungkasnya.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Pemkot Pontianak
karhutla Pontianak kabut asap Pontianak Sekolah Rakyat Pontianak kesehatan siswa Edi Rusdi Kamtono