PONTIANAK POST – Pemerintah Kota Pontianak menyalurkan 1.000 paket sembako dan bantuan air bersih kepada masyarakat melalui kegiatan Kulminasi Peduli di kawasan Tugu Khatulistiwa, Rabu (23/9/2026).
Aksi sosial yang digelar bertepatan dengan momentum Kulminasi Matahari itu menjadi bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang menghadapi dampak kemarau dan kabut asap, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pokok dan air minum.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, rangkaian kulminasi pada 21–23 September 2026 tidak hanya diisi dengan peringatan fenomena alam, tetapi juga kegiatan berbagi kepada masyarakat.
“Hari ini sebenarnya kita masuk dalam titik kulminasi Kota Pontianak. Saya minta September ini kulminasi berbagi, berbagi sembako dan air minum, supaya suasana kabut dan kemarau ini tetap bermakna dalam momentum kulminasi,” ujar Edi.
Baca Juga: Kabut Asap Mengancam Kesehatan, Edi Kamtono Pastikan Siswa Sekolah Rakyat Terlindungi
Pemkot Pontianak Salurkan Sembako dan Air Bersih
Sebanyak 1.000 paket sembako dibagikan kepada masyarakat. Setiap paket berisi kebutuhan pokok, antara lain mi instan, minyak goreng, makanan kaleng, dan gula.
Selain sembako, Pemkot Pontianak juga menyalurkan puluhan ribu liter air bersih untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kemarau.
Edi mengatakan, pembagian air bersih bukan kali pertama dilakukan. Namun, momentum kulminasi dimanfaatkan untuk memperluas distribusi sekaligus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan kebutuhan air minum.
“Sebelum-sebelumnya juga kita bagikan (air bersih). Ini kan momen, jadi dalam kulminasi kita sekaligus memberikan dan mengedukasi masyarakat,” katanya.
Baca Juga: Hampir 4 Juta Liter Air Bersih Disalurkan untuk Warga Pontianak
Ia menjelaskan, Perumda Air Minum Tirta Khatulistiwa tetap memproduksi air untuk kebutuhan mandi dan mencuci meskipun air baku masih terdampak intrusi air laut.
Sementara itu, untuk kebutuhan minum, pemerintah menyiapkan air yang diproduksi secara khusus dan mengantarkannya langsung kepada masyarakat.
Menurut Edi, Kulminasi Peduli menjadi bagian dari upaya pemerintah agar peringatan fenomena alam di Kota Pontianak memberikan manfaat nyata bagi warga.
Warga Sungai Selamat Bersyukur Terima Bantuan
Salah satu penerima bantuan, Kalsum (46), warga Sungai Selamat, mengaku senang menerima paket sembako dalam kegiatan tersebut. Ia mendapatkan kupon bantuan dari ketua RT di lingkungannya.
“Senang sekali. Terima kasih kepada Pak Wali Kota dan semua yang sudah memberikan sembako ini,” ujarnya.
Kalsum mengatakan, bantuan yang diterimanya berisi sejumlah kebutuhan pokok. Ia juga berencana kembali untuk mengambil air minum yang disediakan dalam kegiatan Kulminasi Peduli.
“Insya Allah kalau ada yang mengantar ke sini saya akan balik lagi. Saya berterima kasih kepada Pak Wali Kota dan semua yang mengadakan kegiatan ini. Semoga Pontianak tambah maju,” tutupnya.*
Editor : Uray RonaldSumber : Pemkot Pontianak