Pompa Air Propeller PKM Teknik Mesin Polnep Bantu Tingkatkan Produktivitas Poktan Maju

Hanif • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 07:00 WIB
Tim PKM Teknik Mesin Polnep membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian Poktan Maju Desa Rasau Jaya Tiga melalui penerapan teknologi tepat guna pompa air propeller.
Tim PKM Teknik Mesin Polnep membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian Poktan Maju Desa Rasau Jaya Tiga melalui penerapan teknologi tepat guna pompa air propeller.

PONTIANAK POST - Dosen Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Pontianak (Polnep) kembali melakukan transfer ilmu dan teknologi melalui pengabdian kepada masyarakat (PKM) pada Minggu, 20 September 2026. Melalui penerapan bantuan pompa air propeller, tim berupaya memberikan solusi peningkatkan produktivitas Kelompok Tani (Poktan) Maju di Desa Rasau Jaya Tiga, Kecamatan Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. 

Tim PKM Jurusan Teknik Mesin Polnep diketuai Masy’ari ST MEng. Anggota tim diantaranya Eko Widagdo ST MT, Edi Karyadi ST MEng, Daryono ST MT, dan Azmal ST MT.

Masy’ari menyampaikan, Kubu Raya salah satu kabupaten di Kalimantan Barat yang berpotensi besar untuk pengembangan padi dan jagung. Kondisi geografis yang cocok dan luas lahan memadai, Kubu Raya bisa menjadi penyangga pangan di Kalbar.

Tim PKM Teknik Mesin Polnep membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian Poktan Maju Desa Rasau Jaya Tiga melalui penerapan teknologi tepat guna pompa air propeller.
Tim PKM Teknik Mesin Polnep membantu meningkatkan produktivitas lahan pertanian Poktan Maju Desa Rasau Jaya Tiga melalui penerapan teknologi tepat guna pompa air propeller.

Data Kubu Raya Dalam Angka 2024 mencatat luas tanaman padi mencapai 22.667 hektar. Desa Rasau Jaya Tiga di Kecamatan Rasau Jaya menjadi salah satu desa yang pesat perkembangnya pada sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. Letak desa yang dekat dengan ibu kota provinsi, Kota Pontianak; menjadi Desa Rasau Jaya Tiga sebagai wilayah strategis distribusi hasil pertanian.

Sementara itu, Luas areal pertanian produktif di Kecamatan Rasau Jaya mencapai 111,07 km², mayoritas lahan gambut. Komoditas utamanya berupa padi, disusul kelapa, jagung, sayuran, dan buah-buahan. “Sektor pertanian jadi tulang punggung ekonomi daerah ini. Jadi tak mengherankan jika  kecamatan ini dikenal sebagai lumbung padi di Kubu Raya,” kata Masy’ari, beberapa waktu lalu.

Ia menambahkan, tahun ini, tim menjadikan Poktan Maju Desa Rasau Jaya Tiga sebagai sasaran penerima bantuan PKM Jurusan Teknik Mesin Polnep. Poktan Maju menggarap sawah irigasi dan tadah hujan dengan masa tanam dua kali setahun. Kondisi kemarau seperti saat ini sering menyebabkan sawat mereka kekeringan / kekurangan air.

“Produktivitas menjadi rendah, ditambah terbatasnya masa tanam. Permasalahan ini yang kami coba carikan solusi melalui PKM,” ujarnya.

Baca Juga: Poltekkes Pontianak Gelar PKM PIHC ke-5 Tahun 2026: Mangrove Ditanam, Pesisir Dijaga

Pada tahap awal, tim melakukan pendekatan secara formal dan informal kepada kelompok tani dan pemuka masyarakat setempat, sebagai mitra untuk menyampaikan informasi terkait teknologi tepat guna guna mengatasi kekeringan sawah saat kemarau. Poktan mendapatkan pelatihan dan keterampilan / praktek mengoperasikan pompa air propeller. Termasuk bimbingan bagi petani yang ingin membuat pompa airnya sendiri.

Bantuan berupa satu set unit Pompa Air Propeller menjadi bentuk final solusi dari tim PKM bagi Poktan Maju.

“Pompa ini memanfaatkan luapan air dari putaran propeller yang dialirkan melalui pipa. Karenanya propeller harus menyentuh air dan menjadi pendorong air pada pompa. Kelebihan alat ini, pembuatannya murah. Konstruksi mesin ini hanya perlu beberapa komponen, seperti poros, pipa, dan propeller dengan motor penggerak 5,5hp. Biaya perawatannya pun murah, hanya perlu ganti oli motor penggerak sesuai pemakaian,” jelas Masy’ari.

Tim berharap alat tersebut dapat membantu petani menghemat biaya dan waktu untuk mengairi sawah, sehingga secara tidak langsung membantu meningkatkan pendapatan mereka. “Jika memungkinkan, poktan juga bisa membuat sendiri pompa air propeller, karena pembuatannya sederhana dan cukup murah. Sehingga, harapan kami semakin banyak petani menggunakan pompa air propeller,” katanya.

Menurutnya, solusi yang diberikan sejalan dengan tujuan pelaksanaan PKM, yaitu meningkatkan produktivitas Poktan Maju Desa Rasau Jaya Tiga. Penerapan teknologi tepat guna, pompa air propeller, dapat membantu mengatasi masalah kekurangan distribusi air pada sawah. “Sehingga diharapkan produktivitas meningkat dengan intensitas tanam naik jadi 2-3 kali setahun,” tutupnya. (mde/ser)

Editor : Rafael B. Junior
Poktan Maju pompa air propeller polnep Teknik Mesin Polnep RASAU JAYA