Wagub Kalbar Dorong Kadin Perkuat Peran Dunia Usaha untuk Gerakkan Ekonomi dan Bangun Daerah

Novantar Ramses Negara • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 11:16 WIB
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan saat menghadiri Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kalbar Barat Tahun 2026 di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (24/9/2026). (ADPIM PEMPROV KALBAR)
Wakil Gubernur Krisantus Kurniawan saat menghadiri Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kalbar Barat Tahun 2026 di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (24/9/2026). (ADPIM PEMPROV KALBAR)

PONTIANAK POST — Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan mendorong Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kalbar memperkuat peran dunia usaha dalam menggerakkan perekonomian sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan daerah.

Pesan tersebut disampaikan Krisantus saat memberikan sambutan pada Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) Kadin Kalbar Barat Tahun 2026 di Hotel Alimoer, Kabupaten Kubu Raya, Kamis (24/9/2026).

Menurut Krisantus, Kadin tidak hanya berperan sebagai wadah para pelaku usaha, tetapi juga memiliki posisi strategis untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Kalbar.

Baca Juga: Misi Dagang Jatim-Kalbar: Investasi Rp885 Miliar Masuk Mempawah dan Landak

“Saya juga ingin Kadin harus menjadi bagian penting dalam menggerakkan perekonomian Kalbar,” tegasnya.

Krisantus juga meminta Kadin memperkuat konsolidasi dan membangun sinergi dengan Pemerintah Provinsi Kalbar serta pemerintah kabupaten dan kota.

“Saya ingin Kadin Kalbar melakukan konsolidasi, bersatu padu bersama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota untuk bersama-sama membangun Kalbar,” ujarnya.

Ia mengatakan Kalbar memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Potensi tersebut, menurutnya, perlu dikelola secara bertanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

Baca Juga: Kemenkum Kalbar Gandeng DJKI dan BRMP Inventarisasi Sumber Daya Genetik untuk Pelindungan KIK

“Kita harus mewujudkan cita-cita para pendiri bangsa. Bumi, air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” jelasnya.

Karena itu, Krisantus mendorong Kadin menjadi pengayom sekaligus motor penggerak perusahaan-perusahaan yang menjalankan kegiatan usaha di Kalbar.

“Saya ingin Kadin menjadi pengayom, menjadi motor penggerak perusahaan-perusahaan di Kalbar untuk memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ungkapnya.

Ia menegaskan Pemprov Kalbar tidak membedakan pelaku usaha berdasarkan asal daerah. Namun, seluruh pengusaha yang menjalankan kegiatan usaha di Kalbar diharapkan memiliki rasa memiliki dan kepedulian terhadap daerah.

“Saya tidak bermaksud membedakan pengusaha luar dan pengusaha Kalbar. Tetapi yang saya inginkan, tentu adanya rasa memiliki dan kepedulian terhadap Kalbar,” ujarnya.

Menurutnya, kepedulian tersebut penting agar dunia usaha turut berkontribusi dalam pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Kalau pengusaha lokal pasti lebih cinta dan lebih peduli dengan Kalbar. Tetapi saya berharap semua pengusaha yang berusaha di Kalbar juga memiliki rasa cinta dan kepedulian terhadap daerah ini,” tambahnya.

Krisantus mengatakan pemprov siap memperkuat kolaborasi dengan Kadin dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah.

“Kita akan kawal bersama. Saya akan berkolaborasi dengan Kadin dalam rangka mewujudkan pembangunan ekonomi yang lebih kuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat Kalbar,” pungkasnya.

Rapimprov Kadin Kalbar Tahun 2026 menjadi forum konsolidasi organisasi untuk membahas program kerja sekaligus menyusun langkah strategis dunia usaha dalam menghadapi dinamika perekonomian.

Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peringatan HUT ke-58 Kadin Indonesia yang ditandai dengan pemotongan tumpeng. (mse)

Editor : Rafael B. Junior
dunia usaha Kalbar ekonomi kalbar Kadin Kalbar Krisantus Kurniawan pemprov kalbar