PONTIANAK POST – Upaya mengenalkan dan mendokumentasikan warisan arsitektur lintas negara dilakukan Politeknik Negeri Pontianak (POLNEP) melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bekerja sama dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS). Kegiatan ini mengangkat kawasan bersejarah Carpenter Street, Kuching, Malaysia, sebagai objek dokumentasi sekaligus media edukasi arsitektur yang dapat diakses masyarakat secara digital.
Kegiatan bertajuk “Penyusunan Info-Story Arsitektur Bangunan Heritage Kota Kuching-Malaysia sebagai Media Edukasi Visual Berbasis Dokumentasi Teknis” tersebut dilaksanakan oleh tim dosen Program Studi D-3 Arsitektur Jurusan Teknik Arsitektur POLNEP. Tim diketuai Ar. Ir. Dian Perwita Sari, S.T., M.Sc., IAI dengan anggota Muhammad Radhi, S.T., M.Sc.; Agus Susanto, S.T., M.T.; Andi Zulestari, S.T., M.Sc.; Arsanti Budiarti, S.Pd., M.Pd.; Auliya Maula Alqadrie, S.Ars., M.Ars.; Deni Maulana, S.T., M.Sc.; Erwin Rizal Hamzah, S.T., M.T.; Julius Judhi, S.T., M.T.; Palupi Ikayanti, S.T., M.T.; Puspito Harimurti, S.T., M.Sc.; Wahyudin Ciptadi, S.T., M.Sc.; Tidi Ayu Lestari, S.Ars., M.Ars.; Deki Tasima, S.Ars., M.Ars.; serta Iqbal Wintani, S.T., M.T.
Carpenter Street merupakan bagian dari kawasan bersejarah Kota Lama Kuching yang memiliki karakter kuat melalui deretan bangunan shophouse, jalur pedestrian, serta berbagai aktivitas perdagangan dan kuliner. Dalam kegiatan ini, tim POLNEP mendokumentasikan tujuh bangunan shophouse heritage sepanjang Carpenter Street, yaitu Lau Ya Keng Foodcourt, Ann Lee Restaurant, Nyan Shin Cafe, Zoey Coffee, Curry House Carpenter Street, Fairland Hidden Cafe, dan Drunk Monkey Old Street Bar. Data tersebut kemudian diolah untuk memperlihatkan keragaman karakter fasad, perubahan fungsi, serta aktivitas bangunan dalam koridor heritage.
Baca Juga: Pompa Air Propeller PKM Teknik Mesin Polnep Bantu Tingkatkan Produktivitas Poktan Maju
Dokumentasi tidak hanya dilakukan melalui pengambilan foto, tetapi juga melalui pencatatan karakter fasad, elemen arsitektur, material, bukaan, ornamen, fungsi bangunan, aktivitas, serta hubungan bangunan dengan lingkungan di sekitarnya. Pendekatan tersebut diolah menjadi informasi visual yang lebih mudah dipahami oleh masyarakat, wisatawan, maupun mahasiswa arsitektur.
Menurut Dian Perwita Sari, kegiatan ini tidak hanya menghasilkan dokumentasi teknis, tetapi juga berupaya mengemas informasi arsitektur agar lebih mudah dipahami masyarakat.
“Dokumentasi heritage perlu disampaikan dengan bahasa visual yang dekat dengan masyarakat. Karena itu, hasil survei tidak berhenti sebagai data teknis, tetapi kami kembangkan menjadi media edukasi digital yang dapat diakses secara lebih luas,” ujarnya.
Kolaborasi dengan UNIMAS menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan. Selain mendukung akses dan komunikasi selama kegiatan lapangan, kolaborasi ini juga memperkuat pertukaran pengetahuan mengenai dokumentasi dan interpretasi kawasan heritage antara perguruan tinggi di Indonesia dan Malaysia. Hasil kegiatan kemudian dikembangkan menjadi beberapa media edukasi, yaitu info-story arsitektur, brosur, dan virtual tour 360°. Seluruh hasil tersebut diintegrasikan ke dalam sebuah platform web interaktif yang memungkinkan pengguna melihat tujuh bangunan heritage, dokumentasi karakter fasad, peta lokasi, serta konteks kawasan Carpenter Street. Platform tersebut juga dilengkapi informasi mengenai sejumlah landmark kawasan dan navigasi peta.
Baca Juga: PKM Teknik Sipil Polnep Hadirkan Sumber Air Bersih Mandiri di Keraton Pakunegara Tayan
Masyarakat dapat mengakses hasil dokumentasi tersebut melalui https://carpenter-st-d3arspolnep.netlify.app/. Platform ini diharapkan tidak hanya menjadi produk dokumentasi kegiatan PKM, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran arsitektur, pengenalan heritage bagi wisatawan, serta sarana untuk meningkatkan perhatian terhadap keberadaan bangunan dan kawasan bersejarah.
Melalui kegiatan ini, dokumentasi teknis arsitektur tidak berhenti sebagai arsip, tetapi diterjemahkan menjadi informasi visual yang lebih terbuka dan mudah diakses. Kolaborasi POLNEP dan UNIMAS sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan arsitektur dapat berperan dalam memperkenalkan, mendokumentasikan, dan mengomunikasikan nilai warisan arsitektur kepada masyarakat secara lebih luas. (mrd/ser)
Editor : Miftahul Khair