PONTIANAK POST – Komunitas Standupindo Pontianak menggelar pertunjukan stand up comedy sekaligus penggalangan dana untuk membantu penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan.
Kegiatan tersebut berlangsung di kantor sekaligus ruang serba guna Rumah Gesit Borneo GEMAWAN. Kegiatan mendapat dukungan GEMAWAN yang menyediakan ruang bagi komunitas untuk menggelar aksi sosial.
Ageng, salah satu pihak dari Standupindo Pontianak, mengatakan kegiatan tersebut dipersiapkan dalam waktu relatif singkat, yakni sekitar dua minggu.
Meski demikian, antusiasme penonton cukup baik. Menurut dia, respons tersebut menunjukkan adanya keresahan bersama terhadap persoalan karhutla di Kalimantan.
“Saya sangat senang, acara ini sebenarnya terlaksana dengan rencana yang sangat mendadak, baru dua minggu lalu. Tapi ternyata antusias penonton lumayan, mungkin karena merasakan keresahan yang sama. GEMAWAN juga menyambut baik kami, dengan memberikan ruang ini,” kata Ageng, Senin (28/9).
Baca Juga: PT MTI Salurkan Bantuan Alat Pemadam, Dukung Penanggulangan Karhutla di Kendawangan
Tujuh Komika Tampil, Tiket Sukarela untuk Donasi
Sebanyak tujuh komika tampil dalam pertunjukan tersebut. Penonton dapat memberikan tiket secara sukarela untuk menyaksikan pertunjukan.
Seluruh hasil tiket kemudian didonasikan untuk membantu penanganan dampak karhutla.
Selain pertunjukan komedi, panitia juga menyediakan lapak donasi yang menjual sejumlah barang layak pakai.
Sepatu dijual dengan harga Rp50 ribu untuk semua item, sedangkan kemeja dijual Rp20 ribu untuk semua item. Hasil penjualan tersebut juga turut disumbangkan.
GEMAWAN Buka Ruang untuk Kegiatan Sosial
GEMAWAN mendukung kegiatan tersebut dengan menyediakan Rumah Gesit Borneo sebagai ruang pelaksanaan kegiatan.
Arni dari GEMAWAN mengatakan pihaknya terbuka terhadap kegiatan komunitas yang membawa semangat sosial dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Kami juga senang, GEMAWAN selalu terbuka untuk teman-teman komunitas. Terima kasih untuk Standup Pontianak yang sudah menyambut baik tawaran kerja sama kami,” kata Arni.
Baca Juga: Kecewa Tak Kebagian Dana Bantuan Karhutla, Pemkab Sanggau Bakal Kirim Surat ke Presiden Prabowo
GEMAWAN memang memiliki perhatian terhadap persoalan lingkungan dan karhutla di Kalimantan Barat. Lembaga tersebut juga menerbitkan Laporan Situasi Karhutla Kalbar 2026 yang memuat perkembangan kondisi dan kebutuhan penguatan mitigasi serta penanganan karhutla.
Dukungan terhadap kegiatan komunitas menjadi salah satu cara membuka ruang partisipasi masyarakat dalam merespons persoalan lingkungan.
Komedi Jadi Ruang Solidaritas
Melalui kegiatan tersebut, Standupindo Pontianak ingin menunjukkan bahwa pertunjukan komedi tidak hanya menjadi ruang hiburan.
Panggung komedi juga dapat digunakan untuk mempertemukan komunitas dan masyarakat dalam aksi solidaritas terhadap persoalan lingkungan yang berdampak pada kehidupan warga.
Penggalangan dana dilakukan dengan menggabungkan pertunjukan stand up comedy, penjualan barang layak pakai, dan partisipasi sukarela penonton.
Bagi komunitas, kegiatan tersebut menjadi bentuk kepedulian sekaligus partisipasi dalam membantu penanganan dampak karhutla di Kalimantan.
Standup Comedy dan Kepedulian Lingkungan
Kegiatan seperti ini memperlihatkan bagaimana ruang kreatif komunitas dapat digunakan untuk membawa isu lingkungan lebih dekat kepada masyarakat.
Di tengah persoalan karhutla yang membutuhkan respons berbagai pihak, keterlibatan komunitas menjadi salah satu bentuk partisipasi publik dalam membangun kepedulian terhadap dampak yang ditimbulkan.*
Editor : Uray RonaldSumber : Antara