PONTIANAK POST — Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kanwil Kemenkum) Kalimantan Barat menunjukkan komitmen penuh dalam mendukung akurasi data statistik nasional. Langkah nyata tersebut diwujudkan dengan memfasilitasi tindak lanjut verifikasi pendataan Sensus Ekonomi 2026 bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kalimantan Barat di lingkungan Kantor Wilayah, Rabu (30/9).
Kegiatan kolaboratif ini melibatkan Kepala Kanwil Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum, tim verifikator BPS, serta para pegawai yang menjadi sasaran pendataan.
Inisiatif jemput bola ini merupakan hasil koordinasi lintas instansi untuk memastikan seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Kanwil terverifikasi dengan valid. Berdasarkan pencocokan data administrasi sebelumnya, tercatat sebanyak 45 pegawai belum merampungkan tahapan pendataan.
Baca Juga: Kawal Perencanaan Daerah, Kanwil Kemenkum Kalbar Harmonisasi Raperbup Renja Mempawah 2026
Dalam pelaksanaannya, tim BPS memberikan pendampingan teknis secara langsung. Para pegawai diarahkan untuk melengkapi sejumlah instrumen dokumen pendukung, seperti Kartu Keluarga (KK), ID pelanggan atau nomor meteran listrik, serta melampirkan dokumentasi foto tampak depan rumah tinggal. Seluruh proses pengisian dan pengunggahan berkas tersebut diakomodasi secara digital terintegrasi melalui tautan resmi yang disiapkan oleh BPS.
Kepala Kanwil Kemenkum Kalbar, Jonny Pesta Simamora, menegaskan bahwa partisipasi aktif dalam tahapan sensus ini adalah wujud nyata kontribusi institusi terhadap penyusunan peta jalan perencanaan pembangunan nasional yang digerakkan oleh data valid.
“Kami mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 melalui fasilitasi dan koordinasi bersama BPS Provinsi Kalimantan Barat. Kelengkapan dan ketepatan data menjadi hal penting dalam mendukung perencanaan pembangunan nasional. Oleh karena itu, kami mendorong seluruh pegawai untuk berpartisipasi aktif dan menyelesaikan proses pendataan sesuai ketentuan,” tegas Jonny.
Dari hasil fasilitasi verifikasi tatap muka tersebut, proses pendataan sukses dioptimalkan. Kendati demikian, masih terdapat 10 pegawai yang belum dapat berpartisipasi langsung karena tengah menjalankan tugas perjalanan dinas dan alasan kesehatan (sakit).
Baca Juga: Perkuat Tata Kelola Aset, Kanwil Kemenkum Kalbar Bahas Penataan BMN Bersama KemenHAM
Sebagai komitmen penuntasan, Kanwil Kemenkum Kalbar akan mengawal sisa target tersebut dengan mendistribusikan ulang tautan pendataan s.bps.go.id/SE26-kalbar. Sinergi proaktif bersama BPS ini diharapkan mampu memastikan ketertiban administrasi serta menjamin Sensus Ekonomi 2026 di lingkup Kanwil Kemenkum Kalbar tuntas secara komprehensif.
Editor : Miftahul Khair