PONTIANAK POST – Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan berharap para senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) semakin solid memperjuangkan kepentingan daerah, termasuk kebutuhan pembangunan Kalbar.
Harapan tersebut disampaikan Norsan saat menghadiri Sidang Paripurna Luar Biasa ke-4 DPD RI dalam rangka penyampaian Laporan Kinerja DPD RI Tahun Sidang 2025–2026 sekaligus peringatan HUT ke-22 DPD RI di Gedung Nusantara V MPR/DPR/DPD RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/10/2026).
“Alhamdulillah, hari ini kita menghadiri ulang tahun DPD RI yang ke-22. Semoga dengan usia yang semakin matang, para senator dari daerah semakin solid memperjuangkan aspirasi daerah masing-masing demi kemajuan daerah. Selamat ulang tahun ke-22 DPD RI. DPD RI dari daerah untuk Indonesia,” ujar Norsan.
Baca Juga: Suyudi Ario Seto Disetujui DPR Jadi Kapolri, Ini Profil dan Rekam Jejaknya
Menurutnya, laporan kinerja DPD RI menjadi momentum untuk melihat peran lembaga tersebut dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Ia berharap perhatian terhadap kebutuhan Kalbar, termasuk dukungan pembangunan dan infrastruktur, terus diperkuat.
“DPD RI adalah mitra strategis pemerintah daerah. Kami di Kalbar tentu sangat berkepentingan dengan kinerja DPD RI, terutama dalam memperjuangkan dana perimbangan dan percepatan pembangunan infrastruktur,” katanya.
Norsan mengatakan Kalbar memiliki tantangan geografis yang besar, terutama dalam pembangunan wilayah perbatasan dan daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Kalbar memiliki tantangan geografis yang besar. Kami membutuhkan dukungan DPD RI untuk memastikan kebijakan nasional dapat menjawab kebutuhan masyarakat, terutama di wilayah perbatasan dan daerah 3T. Kehadiran saya hari ini merupakan bentuk dukungan dan komitmen tersebut,” tegasnya.
Ia berharap hubungan Pemprov Kalbar dengan DPD RI, khususnya para senator asal Kalbar, dapat terus terjalin dalam mengawal kebijakan nasional yang berdampak terhadap pembangunan daerah.
Sidang Paripurna Luar Biasa ke-4 DPD RI tersebut membahas Laporan Kinerja DPD RI Tahun Sidang 2025–2026 dan dihadiri pimpinan MPR RI, pimpinan DPR RI, para menteri Kabinet, gubernur se-Indonesia, serta anggota DPD RI. Sidang ditutup dengan penyerahan Laporan Kinerja DPD RI Tahun Sidang 2025–2026 secara simbolis kepada perwakilan pemerintah daerah dan lembaga negara. (mse)
Editor : Hanif