PONTIANAK POST – Wakil Gubernur Kalimantan Barat Krisantus Kurniawan menyambut rencana pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap (MPL) Persekutuan Gereja di Indonesia Wilayah Kalimantan Barat (PGIW Kalbar) serta sejumlah agenda oikumene sepanjang 2026.
Hal tersebut disampaikan Krisantus saat menerima audiensi panitia Sidang MPL PGIW Kalbar yang dipimpin Pdt. Dr. Paulus Ajong, M.Th., di Ruang Kerja Wakil Gubernur Kalbar, Kamis (1/10/2026).
Sidang MPL PGIW Kalbar direncanakan berlangsung pada 12–13 November 2026 di salah satu hotel di Kota Pontianak. Selain sidang tersebut, panitia juga menyampaikan rencana Pelatihan Oikumene Kebangsaan (POK) Pemuda tingkat nasional yang akan diikuti pemuda dan mahasiswa dari berbagai provinsi di Indonesia serta persiapan Natal Oikumene Kalbar 2026.
Baca Juga: Rakernas PGIW/SAG Bakal Digelar di Pontianak, Soroti Tantangan Gereja di Era Digital
“Atas nama Pemerintah Provinsi Kalbar, kami menyambut baik rencana pelaksanaan Sidang MPL PGIW Kalbar pada 12–13 November mendatang, termasuk Pelatihan Oikumene Kebangsaan Pemuda tingkat nasional dan persiapan Natal Oikumene 2026,” ujar Krisantus.
Menurut Krisantus, PGIW Kalbar memiliki peran dalam menjaga kerukunan umat beragama dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, termasuk melalui pembinaan generasi muda.
“Kalbar adalah miniatur Indonesia. Keberagaman suku, agama, dan budaya merupakan kekuatan kita. Peran PGIW sangat penting dalam menjaga kerukunan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, dan mendukung pembangunan, khususnya dalam pembinaan generasi muda,” tambahnya.
Krisantus berharap komunikasi antara Pemprov Kalbar dan PGIW Kalbar terus terjalin dalam pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut. Ia juga berharap Sidang MPL PGIW Kalbar menghasilkan pemikiran dan program yang konstruktif, baik bagi kehidupan bergereja maupun masyarakat Kalbar.
“Pemerintah siap berkolaborasi,” tutupnya.
Sebelumnya, Pdt. Paulus Ajong menyampaikan rencana pelaksanaan Sidang MPL PGIW Kalbar dan agenda lainnya dalam audiensi tersebut. (mse)
Editor : Hanif