Wabup Kubu Raya Dorong Program MBG Segera Jangkau Wilayah 3T di Batu Ampar

Mirza Ahmad Muin • Dipublikasikan Rabu, 14 Oktober 2026 | 02:17 WIB
Pembukaan kegiatan perbaikan tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertema “Evaluasi Pengelolaan dan Penguatan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis” di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (13/10).
Pembukaan kegiatan perbaikan tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertema “Evaluasi Pengelolaan dan Penguatan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis” di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (13/10).

PONTIANAK POST - Wakil Bupati Kubu Raya, Sukiryanto, berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat segera menjangkau wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, khususnya kawasan pesisir yang hingga kini belum menerima manfaat program tersebut.

Harapan itu disampaikan Sukiryanto saat membuka kegiatan perbaikan tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertema “Evaluasi Pengelolaan dan Penguatan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis” di Aula Kantor Bupati Kubu Raya, Selasa (13/10).

Sukiryanto mengatakan, pertemuan tersebut diharapkan dapat memperbaiki tata kelola pelaksanaan program MBG agar berjalan lebih baik ke depannya.

Baca Juga: BRIN Kembangkan Sensor Rumput Laut untuk Pantau Kesegaran Pangan MBG

“Dengan adanya pertemuan ini kita berharap agar tata kelolanya semakin membaik,” katanya.

Ia mengungkapkan, sejumlah wilayah pesisir Kubu Raya, termasuk Kecamatan Batu Ampar, masih belum merasakan manfaat program MBG. Padahal, menurutnya, beberapa bangunan yang dipersiapkan untuk mendukung operasional program tersebut telah selesai dibangun.

“Kita ini di wilayah 3T seperti Batu Ampar itu masih belum mencicipi program MBG. Sementara sudah ada beberapa bangunan yang sudah siap beroperasional,” jelasnya.

Sukiryanto menuturkan, masyarakat di wilayah pesisir telah menyampaikan harapan agar program tersebut segera dibuka sejak tahun lalu. Karena itu, ia berharap evaluasi dan perbaikan tata kelola dapat mendorong percepatan pelaksanaannya.

Sementara itu, Kepala Regional SPPG Kalimantan Barat, Sri Tolubai, menjelaskan bahwa pembukaan layanan MBG di wilayah 3T masih menunggu arahan pemerintah pusat. Menurutnya, saat ini masih berlaku moratorium terkait pembukaan layanan tersebut.

“Untuk alasan dari pusat memang saat ini masih moratorium. Jadi untuk pembukaannya kita masih menunggu dari pemerintah pusat,” jelas Sri Tolubai.

Anggota DPR RI, Yuliansyah, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyatakan kesiapannya untuk mendorong pemerintah agar program MBG dapat segera direalisasikan di wilayah 3T.

“Kami akan dorong kepada pemerintah untuk segera terealisasi mengenai wilayah 3T,” pungkasnya.(iza)

Editor : Hanif
MBG Kubu Raya wilayah 3T Kalbar MBG Batu Ampar SPPG Kalimantan Barat Sukiryanto