Seusai rapat dengan Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) kemarin (12/7), Menpora Zainudin Amali menjelaskan bahwa saat ini ada 20 cabor dan 1 NPC yang terdaftar dalam bantuan pemerintah untuk peningkatan prestasi olahraga nasional. Bantuan tersebut tidak terbatas pada satu event tertentu.
”Sehingga, secara administratif, tidak ada masalah. Dalam penganggaran, kami juga harus mempersiapkan diri untuk Asian Games dan Asian Para Games. Jadi, tidak ada anggaran ganda,” jelas Amali.
Dia juga meminta NOC Indonesia bersiap bila waktu pelaksanaan SEA Games 2021 sudah ditentukan. Vietnam selaku tuan rumah mengajukan waktu pengganti antara Maret–April 2022, tetapi masih memerlukan persetujuan dari negara peserta.
”Sasaran utama kami adalah Olimpiade sesuai dengan grand design yang telah ditetapkan. Dengan begitu, SEA Games dan Asian Games menjadi sasaran sekaligus uji kekuatan,” kata menteri asal Gorontalo tersebut.
Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari merespons positif keputusan Kemenpora melanjutkan pelatnas. Kekhawatiran bahwa anggaran pelatnas hanya tersedia sampai SEA Games tidak terjadi.
”Bantuan peningkatan prestasi olahraga bisa dipakai untuk event apa saja. Dulu spesifik hanya event tertentu,” ujar Okto. (jp) Editor : Super_Admin