Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

6 Perbuatan Makruh yang Sebaiknya Dihindari Saat Puasa, Bisa Bikin Pahala Berkurang!

Miftahul Khair • Jumat, 21 Maret 2025 | 14:44 WIB
Ilustrasi Ramadan.
Ilustrasi Ramadan.

PONTIANAK POST - Dalam menjalankan ibadah puasa, terdapat sejumlah perbuatan makruh yang sebaiknya dihindari.

Dalam hukum Islam, makruh adalah tindakan yang tidak dianjurkan dan lebih baik ditinggalkan karena dapat mendatangkan pahala.

Namun, jika dilakukan, perbuatan tersebut tidak sampai menimbulkan dosa.

Meninggalkan perbuatan makruh selama berpuasa penting untuk menjaga kesempurnaan ibadah.

Jika perbuatan makruh ini terus dilakukan dan berujung pada pelanggaran, bisa saja ibadah puasa menjadi batal.

Setiap umat Islam tentu menginginkan ibadah puasanya membawa keberkahan, pahala, dan mendapat ridha Allah SWT, bukan sekadar menahan lapar dan dahaga semata.

Berikut adalah beberapa perbuatan makruh yang sebaiknya dihindari saat berpuasa:

  1. Menggigit Kuku

Sebagian orang memiliki kebiasaan menggigit kuku karena kebiasaan atau rasa cemas.

Tindakan ini sebaiknya dihindari saat berpuasa karena termasuk perbuatan makruh.

Selain itu, memasukkan benda ke dalam mulut, seperti menggigit pensil, jari, atau benda lain, juga termasuk perbuatan makruh yang sebaiknya dijauhi.

  1. Menggosok Gigi di Siang Hari

Menggosok gigi saat siang hari di bulan Ramadan memang tidak membatalkan puasa, tetapi lebih baik dihindari demi menjaga kesempurnaan ibadah.

Jika ingin menggosok gigi, sebaiknya dilakukan setelah sahur atau setelah berbuka.

Namun, jika ada kebutuhan untuk menggosok gigi di siang hari, lakukan dengan hati-hati agar tidak ada air atau pasta gigi yang tertelan karena bisa membatalkan puasa.

  1. Membayangkan Hubungan Intim

Berfantasi atau membayangkan hubungan intim dengan pasangan saat berpuasa termasuk makruh dan sebaiknya dihindari.

Hal ini bisa membangkitkan syahwat dan berpotensi menyebabkan keluarnya air mani.

Jika air mani keluar karena sengaja membayangkan hal tersebut, maka puasa menjadi batal.

Namun, jika keluarnya air mani terjadi tanpa kesengajaan, seperti dalam mimpi saat tidur siang, maka puasa tetap sah.

  1. Mencium Pasangan dengan Syahwat

Mencium pasangan saat berpuasa sebenarnya diperbolehkan.

Namun, jika tindakan tersebut diyakini dapat membangkitkan syahwat, maka hukumnya menjadi makruh.

Berbeda dengan berhubungan intim di siang hari bulan Ramadan yang hukumnya haram dan akan membatalkan puasa secara otomatis.

  1. Bergosip dan Menggunjing

Bergosip atau membicarakan keburukan orang lain saat berpuasa tidak membatalkan puasa secara langsung, tetapi bisa mengurangi atau bahkan menghilangkan pahala puasa.

Oleh karena itu, kebiasaan ini sebaiknya dihindari.

  1. Tidur Berlebihan

Tidur bukanlah hal yang dilarang dalam Islam dan bahkan bisa bernilai ibadah jika niatnya untuk memulihkan stamina demi menjalankan kebaikan.

Namun, tidur yang berlebihan hingga menghabiskan hampir seluruh waktu berpuasa, terutama jika sampai meninggalkan kewajiban salat, sebaiknya dihindari karena bisa mengurangi nilai ibadah puasa. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#puasa #pahala #makruh #kesempurnaan