PONTIANAK POST — Bulan Ramadan kerap membawa perubahan besar dalam rutinitas harian.
Waktu tidur yang sebelumnya teratur dapat menjadi tidak menentu akibat harus bangun lebih awal untuk sahur, tidur lebih larut karena ibadah malam, hingga godaan begadang akibat aktivitas digital.
Jika tidak dikelola dengan baik, perubahan pola tidur ini dapat berdampak pada kondisi fisik dan konsentrasi selama berpuasa.
Tubuh menjadi lebih cepat lelah, emosi mudah berubah, dan produktivitas pun menurun, padahal aktivitas kerja maupun belajar tetap harus berjalan seperti biasa.
Padahal, menjaga pola tidur yang sehat selama Ramadan bukan hal yang mustahil. Dengan pengaturan waktu istirahat yang tepat serta kebiasaan sederhana yang dilakukan secara konsisten, tubuh tetap dapat bugar meskipun jam tidur bergeser.
Kunci utamanya adalah memahami kebutuhan tidur dan menyesuaikannya dengan ritme ibadah serta aktivitas sehari-hari.
Dilansir dari Jawa Pos, berikut enam cara efektif yang dapat diterapkan agar pola tidur tetap terjaga sehingga puasa dapat dijalani dengan lebih fit, fokus, dan penuh energi hingga waktu berbuka tiba.
1. Tetapkan Jam Tidur
Selama Ramadan yang diisi dengan sahur dan salat tarawih, penting untuk memiliki jadwal tidur yang tetap dan konsisten setiap hari.
Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah tidur sekitar pukul 22.00 agar dapat bangun pukul 03.00 untuk sahur.
Setelah sahur, ibadah dapat dilanjutkan, kemudian tidur kembali selama satu hingga dua jam sebelum memulai aktivitas harian.
Dengan pola ini, kebutuhan tidur tetap terpenuhi tanpa mengganggu kewajiban sahur maupun ibadah.
2. Manfaatkan Istirahat Siang
Perut yang kosong dapat membuat tubuh lebih mudah mengantuk saat beraktivitas, baik di sekolah, kampus, maupun tempat kerja.
Oleh karena itu, manfaatkan waktu istirahat siang dengan tidur sejenak selama 20–30 menit sebelum waktu zuhur untuk menyegarkan kembali tubuh dan pikiran.
Baca Juga: Panduan Qadha Puasa Perempuan Hamil, Begini Menurut KH Sahal Mahfudh
3. Ciptakan Lingkungan Tidur yang Nyaman
Menjaga pola tidur selama Ramadan juga dapat dilakukan dengan menciptakan lingkungan tidur yang nyaman.
Baik kamar di rumah, indekos, maupun apartemen, sebaiknya ditata rapi dan dibuat senyaman mungkin agar tubuh dapat beristirahat secara optimal.
4. Rileks Sebelum Tidur
Membuat tubuh dan pikiran rileks sebelum tidur juga penting dilakukan.
Seberapa pun baiknya jadwal tidur yang telah ditetapkan, pola tersebut dapat terganggu jika masih melakukan terlalu banyak aktivitas menjelang waktu tidur.
Karena itu, kurangi kegiatan yang bersifat merangsang dan berikan waktu bagi tubuh untuk bersantai.
Baca Juga: Qadha Puasa Digabung dengan Senin-Kamis, Bolehkah? Ini Jawaban Ulama
5. Kurangi Penggunaan Gawai
Salah satu gangguan terbesar sebelum tidur adalah penggunaan gawai, seperti ponsel, laptop, atau televisi.
Tanpa disadari, waktu dapat habis untuk menonton, membaca konten digital, atau bertukar pesan.
Oleh sebab itu, sebaiknya letakkan gawai jauh dari tempat tidur agar lebih fokus beristirahat dan mematuhi jadwal tidur yang telah dibuat selama Ramadan.
6. Kendalikan Asupan Makanan dan Minuman
Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan cukup minum air putih serta mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi.
Hal ini perlu diterapkan saat sahur maupun berbuka. Hindari pula makan berlebihan ketika berbuka karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan menurunkan kualitas tidur. (*)
Editor : Miftahul Khair