PONTIANAK - Gudeg adalah masakan tradisional Jawa dari Yogyakarta (Jogja) dan Jawa Tengah. Kuliner ini dibuat dari daging buah nangka yang masih muda atau mentah. Perlu waktu berjam-jam untuk membuat hidangan satu ini.
“Gudeg itu bahan dasarnya dari nangka muda yang kita masak dengan bumbu-bumbu khas,” ungkap Risa, Owner Rumah Makan Gudeg Eco di Pontianak.
Gudeg bisa dikatakan sebagai makanan vegetarian yang umumnya dinikmati dengan nasi. Rasanya manis, legit, dan gurih. Tetapi kuliner ini kurang lengkap apabila tidak ada menu pendamping, seperti ayam opor dan telur bacem.
Risa menekankan bahwa nangka yang digunakan untuk membuat gudeg harus nangka muda. Berbeda dengan daging buah nangka matang, yang lembut, dan kuning cerah, nangka mentah memiliki konsistensi padat dan agak kering, bergetah, berwarna keputihan atau krem ringan dan tidak bisa dimakan mentah.
Warna gudeg dihasilkan terutama oleh bumbu rempah-rempah yang digunakan. Rempah-rempah ini juga memberikan cita rasa utama rasa gudeg, karena daging mentah nangka muda sebenarnya tidak memiliki rasa khusus.
Gudeg yang siap disantap umumnya berwarna merah kehitaman. Apa yang memengaruhi warna tersebut? Menurutnya, warna merah kehitaman pada gudeg dipengaruhi oleh daun pohon jati yang air rebusannya digunakan untuk merebus nangka muda.
“Daun jati itu kita rebus lalu airnya kita pakai untuk merebus nangka,” ucapnya.
Gudeg bisa dikatakan sebagai makanan vegetarian yang umumnya dinikmati dengan nasi. Tetapi kuliner ini kurang lengkap apabila tidak ada menu pendamping. Umumnya gudeg ditemani ayam dan telur. Ayam dimasak opor. Sementara tempe dimasak dengan bumbu bacem.
Risa mengatakan, selain ayam dan telur, gudeg juga bisa ditemani dengan krecek. Krecek adalah kerupuk kulit sapi yang dimasak dengan bumbu pedas.
“Rasa pedas pada krecek akan menyeimbangkan rasa manis pada gudeg,” katanya.
Untuk opor ayam, pengolahannya bisa dibuat basah maupun kering. Dikatakan opor ayam kering karena kuah santan tidak begitu kental seperti umumnya opor berkuah. Namun hal ini kembali lagi ke selera orang masing-masing.
Gudeg Eco, rumah makan yang menyediakan gudeg khas Yogyakarta (Jogja) dan Jawa Tengah. Rumah makan ini terletak di Jalan Sepakat 2 (Untan), 50 Meter setelah simpang Jalan Padat Karya. Selain Gudeg, tersedia pula aneka makanan pelengkap lainnya seperti krecek, ayam opor, telur, dan lain sebagainya. (sti)
Editor : Siti