Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Angka Stunting di 2024 Bisa Turun 17 Persen

Yulfi Asmadi • Rabu, 24 Agustus 2022 | 19:18 WIB
Photo
Photo
PONTIANAK-Sekda Provinsi Kalimantan Barat Harrison menarget 2024 angka stunting bisa turun di 17 persen. Angka yang ditargetkan itu masih belum mampu mengejar angka penurunan stunting nasional di 2024 yang dipatok di angka 14 persen.

"Angka stunting Kalbar saat ini di 29,8 persen. Harusnya angka tersebut bisa lebih rendah dari ini. Acuannya bisa melihat dari jumlah desa yang berkembang dan maju semakin banyak," ungkap Harrison, usai membuka Workshop Pengelolaan Kampung KB Berkualitas Tingkat Provinsi Kalbar, Rabu (24/8).

Ia melanjutkan dari data capaian Indeks Desa di Kalbar, terdapat 556 desa berstatus mandiri. Artinya sekitar 30 persen dari dua ribuan desa yang ada kondisinya semakin baik. Secara data di desa yang sudah ditetapkan sebagai desa mandiri, berkembang dan maju, angka stuntingnya harus ikut menurun.

Saat ini, angka stunting di Kalbar berada di 29,8 persen. Nasional menarget di 2024 mendatang angka stunting harus turun di 14 persen. Tapi dirinya tak yakin, jika di tahun itu, Kalbar bisa turun di 14 persen. "Mungkin di 17 persen bisa turun. Tapi kalau di 14 persen berat," ungkap mantan Kadinkes Kalbar.

Pada kesempatan itu, ia meminta pada SOPD dan lembaga ditataran Pemerintah pusat, provinsi dan kabupaten kota untuk melakukan monitoring terhadap desa-desa yang sudah berstatus mandiri dan maju. Sebab jangan sampai status yang sudah tersemat itu, hanya status sulap. Artinya saat program tersebut berakhir desa yang tersemat mandiri dan maju juga tak lagi dipantau. "Jangan seperti ini, karena lebih besar rekayasanya," ujarnya.

Begitu pula penanganan stunting, jangan hanya diserahkan pada Dinkes. Sebab penanganan stunting juga bisa melibatkan pemberdayaan wanita. "Termasuk suami, harus paham akan asupan gizi," pesannya.

Di tempat sama, PLT BKKBN Kalimantan Barat, Muslimat mengatakan keterlibatan semua komponen dalam penurunan stunting menjadi wajib jika ingin angka stunting di Kalbar turun.

Saat ini, pihaknya seoptimal mungkin melakukan berbagai macam upaya dalam menurunkan stunting. Caranya denga. Kolaborasi lintas sektor.

Kemudian penjajakan juga dilakukan dengan pihak swasta agar mau mengeluarkan alokasi anggaran CSR buat menurunkan stunting. "Paling tidak di sekitar lingkungan perusahaan tidak terdapat temuan stunting," tandasnya.(iza) Editor : Yulfi Asmadi
#Bisa Turun #Angka Stunting 2024 #17 Persen