Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Siap-Siap, Matematika Bakal Diajarkan Sejak Tingkat TK

Miftahul Khair • Selasa, 29 Oktober 2024 | 12:04 WIB

 

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti.

PARA orang tua dengan anak usia TK harus mulai bersiap. Pasalnya, pemantapan pembelajaran matematika bakal dilakukan mulai jenjang paling dasar ini.

Untuk diketahui, meningkatkan kualitas dan metode pembelajaran matematika di sekolah ini merupakan tugas khusus yang diberikan Presiden Prabowo Subianto pada Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti. Bahkan dirinya dipanggil khusus ke istana untuk membahas hal tersebut beberapa waktu lalu.

Oleh karenanya, Mu'ti berencana melakukan penguatan pendidikan matematika ini dini. Khususnya di jenjang TK dan SD. Dia memastikan, penguatan matematika di tingkat ini hanya berupa pengenalan dan penekanan pada logika.

“Tapi memang matematikanya bukan matematika yang serius menghitung. Tapi lebih sebagai pengenalan konsep-konsep dasar matematika, yang disampaikan tentu saja dengan memperhatikan tingkat intelektualitasnya,” tuturnya di acara pembukaan Pameran Bulan Bahasa dan Sastra 2024 di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, kemarin (28/10).

Diakuinya, selama ini matematika kerap menjadi momok bagi sebagian kalangan pelajar. Padahal, ilmu ini sangat penting bagi kehidupan sehari-hari. Banyak hal yang membutuhkan ilmu matematika untuk pemecahannya. Sambi guyon dia bahkan menyebut, jika pembagian warisan juga memerlukan ilmu ini kalau tidak bisa keliru.

“Memang matematika ini kan kalau kita bicara saintek, itu kan tidak bisa dilepaskan dari matematika, bahkan agama sekalipun juga tidak bisa dilepaskan dari matematika,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia menekankan, agar mata pelajaran ini dapat diajarkan secara mudah dan menyenangkan. Tidak hanya terpaut pada buku dan cara-cara kaku. Untuk itu, pihaknya pun tengah menyiapkan program pelatihan bagi guru matematika. Diharapkan, program ini bisa mulai berjalan awal tahun depan. “Terutama untuk matematika dari TK ya,” katanya.

Dengan penguatan matematika sejak dini ini, Sekjen PP Muhammadiyah ini turut meyakini bisa meningkatkan kualitas SDM di masa depan. Hal ini pun bisa turut mengerek skor PISA Indonesia yang masih rendah.

Kendati begitu, dia mengingatkan bahwa program ini tak akan menunjukkan hasil instan. Terlebih, baru dimulai tahun depan. Butuh waktu kurang lebih 4 tahun hingga hasilnya benar-benar berdampak nyata.

Untuk diketahui, selain peningkatan kualitas guru matematika, Mu’ti juga tengah menyiapkan peningkatan kualitas guru IPA. Di mana, peningkatan kualitas guru ini dinilai sangat berkaitan dengan prioritas pemerintah untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam bidang pendidikan matematika, sains dan teknologi.

Tak hanya itu, guru bimbingan konseling (BK) turut jadi fokusnya. Mu’ti juga berniat meningkatan kualitas guru di bidang ini. Menurutnya, ini mendesak dilakukan lantaran masih banyaknya angka bullying atau kekerasan di satuan pendidikan.

Peningkatan guru BK ini akan dilakukan dalam dua cara. Yaitu, penambahan guru BK dan meningkatkan kualitas guru-guru di bidang studi lain untuk keilmuan yang berkaitan dengan konseling. Misalnya, guru pendidikan agama untuk bisa memiliki kemampuan konseling. (mia)

Editor : Miftahul Khair
#mendikdasmen #matematika #tk