PONTIANAK - Polres Metro Tangerang Kota memastikan bahwa tidak ada korban meninggal dalam insiden truk kontainer yang dikendarai secara ugal-ugalan dan menabrak sejumlah kendaraan, seperti yang dilansir oleh ANTARA.
"Sampai saat ini belum ada laporan korban yang meninggal dunia. Jadi tidak benar berita yang mengatakan ada korban 30 dan ada yang meninggal," ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Zain Dwi Nugroho di Tangerang, Jumat (1/11).
Kombes Zain menyampaikan pernyataan ini untuk mengoreksi informasi yang beredar di media sosial tentang adanya 30 korban jiwa dalam insiden tersebut.
Menurut data polisi, enam orang mengalami luka-luka dan kini sedang dirawat di beberapa rumah sakit. Para korban tersebut termasuk pengendara sepeda motor dan seorang pejalan kaki yang tertabrak truk kontainer.
Total korban terluka adalah empat pengendara sepeda motor, seorang pengemudi mobil, seorang pejalan kaki, serta satu sopir truk wing box yang turut terlibat dalam tabrakan tersebut. "Kerugian materiil meliputi 10 mobil dan enam sepeda motor yang rusak," tambahnya.
Insiden ini terjadi pada Jumat sore (31/10), setelah kepolisian menerima laporan mengenai truk kontainer yang melaju secara tidak terkendali, menabrak beberapa pengendara di sepanjang jalurnya.
Truk yang dikemudikan dari arah Graha Raya akhirnya dihentikan di Tugu Adipura setelah dikejar massa. Selama pengejaran, truk tersebut menabrak satu taksi dan tiga sepeda motor.
Akibat kemarahan massa, pengemudi sempat dilempari batu dan berbagai benda lainnya. Meskipun demikian, sopir tetap berupaya menjalankan truknya sampai petugas berhasil mengevakuasi kendaraan dan mengamankan situasi.
Kejadian ini pun menjadi viral di berbagai akun media sosial hingga proses evakuasi sopir oleh pihak berwenang. (mif)
Editor : Miftahul Khair