Di dunia perhotelan yang kerap didominasi oleh laki-laki, hadirnya perempuan sebagai pemimpin yang andal adalah sebuah bukti bahwa perempuan mampu menembus batasan dan stigma lama. Ika Florentina, yang kini menjabat sebagai Managing Director di Dangau Hotels dan Resorts, menjadi contoh nyata bahwa perempuan mampu memimpin perhotelan dengan gebrakan baru, serta inovasi yang inspiratif.
Oleh: Siti Sulbiyah
Ika Florentina, seorang profesional yang kini menjabat sebagai Managing Director Dangau Hotels dan Resorts, berupaya membawa angin perubahan signifikan bagi jaringan perhotelan ini. Berawal dari permintaan Owner Dangau untuk mengembangkan tiga properti utama, yaitu Dangau Hotel Pontianak, Dangau Resort Singkawang, dan Kahyangan Resort Bengkayang, Ika tak hanya berfokus pada peningkatan fasilitas, tetapi juga membangun fondasi yang kuat melalui berbagai inovasi.
Di bawah kepemimpinannya, Ika mendirikan mendorong berdirinya induk (holding company) yang menaungi seluruh hotel tersebut, memperkokoh manajemen dan memperluas rencana bisnis. Tidak berhenti di situ, ia juga merancang dua Kawasan Funky City yang akan menjadi daya tarik wisata baru, serta Beach Resort di Sedau yang akan dibangun untuk menambah portfolio destinasi Dangau Hotels dan Resorts.
Sebagai langkah awal untuk mengusung citra baru perusahaan, Ika meluncurkan logo baru berwarna emas yang melambangkan optimisme dan kemajuan. “Dengan adanya logo baru ini, saya ingin membawa nafas baru bagaimana Dangau Hotels dan Resorts bisa melaju,” ungkapnya.
Wanita kelahiran 1976 ini menunjukkan komitmen pada aspek operasional dengan mengembangkan fasilitas dan meningkatkan kualitas layanan dengan melakukan berbagai pembaruan di kamar, penerangan, dan fasilitas lainnya di seluruh properti.
Sejak mengemban peran sebagai Managing Director di Dangau Hotels dan Resorts, Ika Florentina berhasil menghidupkan kembali dan meningkatkan performa jaringan perhotelan ini dengan berbagai inovasi. Salah satu terobosannya adalah menghadirkan konsep Funky City, kawasan rekreasi dan kuliner yang dirancang sebagai pusat hiburan di Kalimantan Barat. Konsep ini menggabungkan akomodasi hotel, wahana berenang, dan beragam kuliner dari berbagai budaya, menjadikannya destinasi lengkap untuk keperluan rapat, gathering, hingga sekadar bersantai.
Sejak kedatangannya pada Agustus, Ika mengklaim memberikan dampak signifikan pada sisi pendapatan. Di bulan pertama, tiga properti utama Dangau Hotels dan Resorts berhasil mencatatkan revenue Rp1,7 Miliar, meningkat menjadi RP2,4 Miliar pada bulan September. Untuk bulan Oktober, Ika dan tim menargetkan pendapatan sebesar Rp4 Miliar sebagai bagian dari upaya ekspansi dan peningkatan layanan di setiap properti.
Sebagai seorang perempuan dalam industri yang masih didominasi laki-laki, Ika merasa tantangannya cukup besar. "Kalau ingin diakui, sebagai perempuan saya harus berusaha luar biasa, tidak bisa hanya rata-rata. Perempuan harus memiliki pencapaian yang istimewa untuk tidak dipandang sebelah mata," ungkapnya.
Sebagai pemimpin perempuan, Ika percaya bahwa daya saing dan citra diri sangat penting. "Untuk posisi ini, effort-nya harus tinggi, bukan sekadar bagus, tapi harus bagus banget," ujarnya. Ia menekankan pentingnya menunjukkan perubahan positif yang signifikan dalam bisnisnya, sehingga klien dan tamu semakin yakin akan kualitas layanan yang ditawarkan oleh Dangau Hotels dan Resorts.
Pandangan ini mendorongnya untuk bekerja dengan dedikasi ekstra dalam setiap aspek manajemen, dari peningkatan kualitas fasilitas, operasional, hingga sumber daya manusia yang berorientasi pada pelayanan prima dan positif. **
Editor : Miftahul Khair