PONTIANAK - Seorang pendakwah, Miftah Maulana atau biasa dipanggil Gus Miftah kembali menjadi sorotan publik setelah video ceramahnya di acara pengajian di Lapangan Drh. Soepardi, Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat seorang pedagang es teh keliling berdiri di tengah jamaah selama pengajian berlangsung.
Saat ceramah berlangsung, jamaah meminta Gus Miftah membeli seluruh dagangan pedagang es teh tersebut. Namun, respons Gus Miftah menuai kontroversi karena guyonannya yang dinilai kasar.
"Es tehmu sik okeh ra? Masih, yo kono didol g**k," ujar Gus Miftah dari atas panggung, yang langsung memancing tawa para hadirin. Ia juga menambahkan, "Dolen disek, ngko lek durung payu, wes, takdir."
Candaan ini dianggap tidak pantas oleh banyak warganet. Mereka menilai ucapan tersebut melampaui batas, terlebih mengingat Gus Miftah adalah seorang pendakwah yang seharusnya menggunakan tutur kata santun.
Dalam video yang beredar, pedagang es teh keliling tersebut hanya merespons dengan senyuman, meskipun candaan yang dilontarkan mengundang berbagai reaksi di media sosial. Salah satu komentar warganet dari akun liaananda43 berbunyi:
"Ternyata bener ya adab itu lebih penting daripada ilmu. Semoga bapaknya diangkat derajatnya, rezekinya lancar seperti air zamzam, diterima amal ibadahnya, dan sehat selalu."
Banyak pihak mendesak Gus Miftah untuk meminta maaf secara langsung kepada pedagang tersebut. Candaan yang dianggap menghina ini telah memicu diskusi luas tentang pentingnya menjaga tutur kata, terutama dalam konteks seorang pemuka agama. (mif)
Editor : Miftahul Khair