Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Profil Rosan Roeslani, Jadi CEO Danantara Pilihan Prabowo

Miftahul Khair • Senin, 24 Februari 2025 | 14:18 WIB
Rosan Perkasa Roeslani.
Rosan Perkasa Roeslani.

PONTIANAK POST - Presiden Prabowo Subianto secara resmi meluncurkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Senin (24/2).

Rosan Perkasa Roeslani ditunjuk sebagai Chief Executive Officer (CEO) Danantara, didampingi Dony Oskaria sebagai Chief Operating Officer (COO) dan Pandu Patria Sjahrir sebagai Chief Investment Officer (CIO). 

Rosan saat ini menjabat sebagai Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dalam Kabinet Merah Putih sejak Agustus 2024.

Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN I dan Wakil Komisaris Utama PT Pertamina atas penunjukan Menteri BUMN Erick Thohir. 

Dikutip dari Antara, Dalam dunia diplomasi, Rosan pernah dipercaya Presiden Joko Widodo sebagai Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat (AS) dari 2021 hingga 2023.

Di sektor bisnis, ia menjabat sebagai Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia periode 2015-2020, memperkuat posisinya sebagai salah satu tokoh penting dalam perekonomian nasional. 

Lahir di Jakarta pada 31 Desember 1968, Rosan menyelesaikan pendidikan sarjana di Oklahoma State University pada 1993 dan meraih gelar MBA dari Antwerpen European University, Belgia, pada 1996.

Pada 1997, ia mendirikan PT Republik Indonesia Funding (Finance Indonesia) bersama Sandiaga Uno dan Elvin Ramli, yang bergerak di bidang penasihat keuangan. 

Beberapa posisi strategis lain yang pernah diemban Rosan antara lain Ketua Satgas Omnibus Law (2019), Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin (2019), Chief de Mission (CDM) Kontingen Indonesia di Olimpiade Tokyo (2020), serta Ketua Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran (2023-2024). 

Menurut Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), kekayaan Rosan mencapai Rp860,71 miliar per akhir 2023.

Forbes juga pernah menempatkannya di posisi ke-87 orang terkaya di Indonesia pada 2021 dengan kekayaan sebesar 450 juta dolar AS. 

Sebagai CEO Danantara, Rosan akan memimpin badan pelaksana yang akan mengelola aset senilai lebih dari 900 miliar dolar AS, dengan dana awal sekitar 20 miliar dolar AS.

Ia juga akan membawahi Komite Risiko, Komite Investasi dan Portofolio, serta divisi penting seperti Audit Internal, SDM, dan CEO Office.

Danantara akan mengelola dana untuk membiayai proyek berkelanjutan di berbagai sektor, termasuk energi terbarukan, manufaktur canggih, industri hilir, dan produksi pangan.

Peluncuran Danantara menjadi langkah strategis pemerintah dalam mewujudkan Astacita, visi besar untuk mengangkat perekonomian Indonesia melalui investasi inklusif dan berkelanjutan. 

Rosan akan bekerja bersama Dewan Pengawas (Dewas) yang dipimpin oleh Menteri BUMN Erick Thohir sebagai Ketua dan Muliaman Hadad sebagai Wakil Ketua.

Anggota Dewas lainnya meliputi Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Jaksa Agung ST Burhanuddin, serta perwakilan dari KPK, BPK, BPKP, dan PPATK. 

Danantara juga akan melibatkan Dewan Penasihat dan Oversight & Accountability Committee, serta penasihat global dari negara seperti AS, Inggris, China, dan India yang memiliki keahlian di bidang bisnis atau latar belakang politik. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#CEO #rosan roeslani #Danantara