SUNGAI RAYA — Kapolres Kubu Raya, AKBP Wahyu Jati Wibowo, turun langsung ke lokasi banjir yang melanda Jalan Trans Kalimantan, tepatnya di Kilometer 39 hingga Kilometer 40, Desa Teluk Bakung, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya, pada Kamis (7/3) pukul 17.30 WIB.
Pantauan langsung ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas serta kondisi personel kepolisian yang bertugas di tengah genangan air setinggi sekitar 45 cm atau setinggi betis orang dewasa.
Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Kubu Raya menyebabkan ruas jalan utama yang menghubungkan antar kabupaten, provinsi, hingga lintas negara tersebut tergenang. Kondisi ini menghambat mobilitas warga, terutama bagi pengendara sepeda motor dan mobil berukuran kecil yang kesulitan melintasi jalur yang terendam banjir.
Untuk mengantisipasi kemacetan yang semakin parah, petugas dari Polres Kubu Raya menerapkan sistem buka tutup arus lalu lintas. Kasubsi Penmas Polres Kubu Raya, Aiptu Ade, menyatakan bahwa pemantauan ini dilakukan untuk memastikan kendaraan tetap dapat bergerak meskipun dalam kondisi terbatas.
Baca Juga: Dukung Pedestrian dan PKL, Sujiwo Tinjau Penataan Jalan Serdam
"Bapak Kapolres turun langsung ke lapangan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan lalu lintas terkendali serta melihat langsung keadaan petugas di lapangan. Kami menerapkan sistem buka tutup guna mengurai kemacetan dan menghindari penumpukan kendaraan yang dapat memperparah kondisi di lokasi banjir," ujar Ade, Jumat (7/3) di Sungai Raya.
Selain pengaturan lalu lintas, masyarakat juga diimbau agar lebih berhati-hati saat melintas di kawasan yang tergenang. Pengguna sepeda motor diingatkan untuk mempertimbangkan kondisi kendaraannya sebelum melaju, guna menghindari risiko mogok yang dapat memperparah kemacetan.
"Kami mengimbau pengendara roda dua agar tidak memaksakan diri jika kendaraan tidak memungkinkan untuk melewati genangan. Begitu pula bagi pengemudi kendaraan roda empat, diharapkan menjaga jarak dan tidak saling mendahului demi keselamatan bersama," tambahnya.
Situasi di lokasi banjir akan terus dipantau oleh petugas Polres Kubu Raya dan Polsek Sungai Ambawang selama 24 jam. Sementara itu, langkah-langkah penanganan akan disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan guna meminimalisir dampak banjir terhadap kelancaran arus lalu lintas.
"Pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk mencari solusi jangka panjang guna mencegah kejadian serupa di masa mendatang. Masyarakat diimbau untuk selalu memperhatikan informasi terbaru dari pihak berwenang agar dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman," pungkasnya. (ash)
Editor : Miftahul Khair