Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Prabowo Ingin Danantara Bergerak Cepat dan Tepat dalam Kelola Aset Negara

Miftahul Khair • Sabtu, 8 Maret 2025 | 16:35 WIB

 

Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para investor dan petinggi Danantara di Jakarta, Jumat (7/3).
Presiden RI Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan para investor dan petinggi Danantara di Jakarta, Jumat (7/3).

PONTIANAK POST – Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan bahwa pengelolaan aset negara melalui Daya Anagata Nusantara (Danantara) harus dilakukan dengan cepat namun tetap mengutamakan prinsip kehati-hatian. 

"Pengelolaan aset-aset Indonesia itu bisa dilakukan dengan sebaik-baiknya, sehati-hati mungkin, dan bahwa nanti semua entitas ekonomi kita dilaksanakan dengan efisiensi yang bisa bersaing dengan semua entitas di dunia," ujar Prabowo dalam pertemuan dengan para investor dan petinggi Danantara di Jakarta, Jumat (7/3). 

Prabowo menekankan bahwa pengelolaan aset negara melalui Danantara harus berjalan dengan cermat, namun tetap memiliki daya saing tinggi di kancah global. Menurutnya, keseimbangan antara kecepatan dan ketelitian merupakan kunci keberhasilan dalam pengelolaan aset negara. 

"Kita akan bergerak dengan cepat tapi kita akan bergerak dengan sangat teliti dan hati-hati," tegas Prabowo. 

Prabowo menjelaskan bahwa Danantara dibentuk untuk mengoptimalkan pengelolaan aset negara. Ia mengakui bahwa pengelolaan aset di Indonesia selama ini masih memerlukan banyak perbaikan agar kinerjanya lebih efektif dan efisien. 

"Kita akui sendiri bahwa kita banyak perlu perbaikan semuanya supaya kinerja aset-aset kita cukup baik," tutur Prabowo. 

Presiden juga menegaskan bahwa pemerintah membuka pintu bagi berbagai pihak yang memiliki pengalaman dan keahlian dalam dunia investasi untuk memberikan masukan dan kritik demi memaksimalkan pengelolaan aset negara. 

"Kita mengundang semua pihak yang bisa memberi kepada kita suatu pandangan-pandangan yang kritis, pengalaman mereka, bagaimana mereka melakukan investasi," kata Prabowo. 

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo turut mengundang Raymond Thomas Dalio atau Ray Dalio, seorang legenda investasi asal Amerika Serikat, untuk memberikan pandangan dan masukan strategis terkait pengelolaan Danantara. 

Ray Dalio dikenal sebagai pendiri Bridgewater Associates, salah satu perusahaan investasi terbesar di dunia. Kehadiran Ray Dalio diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam pengelolaan aset negara dan memperkuat posisi Danantara dalam menghadapi persaingan global. 

Selain Ray Dalio, Prabowo juga mengundang sejumlah pengusaha dan tokoh ekonomi nasional untuk berdiskusi dan bertukar pikiran mengenai strategi terbaik dalam pengelolaan aset negara. 

Pembentukan Danantara bertujuan menjadikan Indonesia lebih kompetitif dalam pengelolaan investasi dan aset negara. Prabowo berharap Danantara dapat menjadi entitas pengelola aset yang mampu bersaing di tingkat global dan berkontribusi besar dalam pertumbuhan ekonomi nasional. 

Dengan strategi yang tepat dan dukungan dari para pakar ekonomi serta investor internasional, Prabowo optimistis Danantara dapat menghasilkan nilai tambah bagi perekonomian Indonesia dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. 

"Kita harus bergerak cepat tapi tetap teliti dan hati-hati, karena aset yang kita kelola ini menyangkut masa depan bangsa," pungkas Prabowo. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#cepat #prabowo #Danantara #Hati-hati