Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Fenomena Langka Blood Moon Terjadi 14 Maret 2025, Ini Cara Menyaksikannya

Miftahul Khair • Jumat, 14 Maret 2025 | 14:05 WIB
Informasi mengenai Gerhana Bulan yang disampaikan oleh BMKG.
Informasi mengenai Gerhana Bulan yang disampaikan oleh BMKG.

PONTIANAK POST - Fenomena langka Blood Moon atau Gerhana Bulan Total diprediksi akan terjadi pada Jumat, 14 Maret 2025.

Meskipun tidak dapat disaksikan langsung dari Indonesia, masyarakat masih bisa menyaksikan fenomena ini melalui siaran langsung di platform streaming.

Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), gerhana bulan total ini diperkirakan akan dimulai pada pukul 10.57 WIB.

Puncak gerhana diprediksi terjadi pada pukul 13.54 WIB, dan fenomena ini akan berakhir pada pukul 17.00 WIB.

Fenomena ini dapat disaksikan secara langsung di beberapa wilayah seperti Amerika, Eropa, Afrika bagian barat, serta Asia bagian timur dan Australia bagian timur.

Di Indonesia, hanya wilayah bagian timur yang kemungkinan akan merasakan dampak fenomena ini, meskipun tidak dapat melihatnya secara langsung.

Menurut BMKG, gerhana bulan total ini berpotensi memengaruhi kondisi laut di Indonesia bagian timur, yang dapat menyebabkan rob atau banjir pesisir. Namun, dampaknya diperkirakan tidak signifikan.

“Tetap ada dampak yang menyertainya, tetapi tidak mencapai ketinggian maksimal,” ujar Syrojudin, Ketua Tim Bidang Geofisika Potensial BMKG.

Meski gerhana bulan total ini tidak bisa diamati langsung dari Indonesia, masyarakat masih bisa mengikuti fenomena ini melalui siaran langsung di kanal YouTube Timeanddate atau situs resmi NASA di link berikut ini.

Sejumlah lembaga astronomi internasional juga akan menyiarkan fenomena ini melalui situs web dan media sosial mereka.

Selain itu, aplikasi astronomi seperti Stellarium atau SkySafari dapat membantu memvisualisasikan posisi gerhana secara real-time, sehingga masyarakat tetap bisa mengikuti perjalanan fenomena ini secara virtual. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#14 maret #total #Cara Menyaksikan #blood moon #gerhana bulan