PONTIANAK POST - Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka mengajak sebanyak 168 anak yatim piatu menyaksikan film animasi lokal berjudul "Jumbo", di XXI Senayan City, Jakarta Pusat, Jumat (11/4) malam.
Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini berasal dari empat panti asuhan, yaitu Panti Balita Tunas Bangsa, Panti Sosial Asuhan Anak Putra Utama Tiga, Panti Asuhan Rumah Piatu Muslimin, serta Panti Putra Utama 2 Plumpang.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memberikan ruang hiburan yang edukatif bagi anak-anak, terutama yang berasal dari kalangan kurang mampu.
Film Jumbo dipilih karena mengandung pesan moral yang kuat tentang pentingnya menerima diri sendiri, menumbuhkan rasa percaya diri, serta membangun hubungan yang baik dengan sesama.
“Anak-anak harus tumbuh menjadi pribadi yang berani, tidak takut bermimpi besar, dan pantang menyerah menghadapi tantangan hidup,” ujar Wapres Gibran dalam keterangan resminya yang dirilis pada Sabtu (12/4).
Jumbo merupakan film animasi karya anak bangsa yang disutradarai oleh Ryan Adriandhy. Film ini mengisahkan tentang Don, seorang anak laki-laki bertubuh besar yang kerap menjadi korban perundungan.
Namun alih-alih larut dalam kesedihan, Don justru menemukan kekuatan dalam dirinya dan memilih menjadi pahlawan bagi orang-orang di sekitarnya, termasuk bagi mereka yang sebelumnya mem-bully dirinya.
Cerita Don dianggap relevan dengan banyak anak Indonesia yang menghadapi tantangan serupa. Pesan tentang keberanian, inklusivitas, dan empati menjadi inti dari film yang berdurasi sekitar 90 menit tersebut.
Gibran menyebut, melalui film seperti Jumbo, anak-anak bisa belajar bahwa perbedaan bukanlah halangan, melainkan kekuatan. Anak-anak juga diharapkan tidak takut mengekspresikan diri, berani bermimpi besar, pantang menyerah, dan kuat dalam menghadapi rintangan hidup.
Kegiatan nonton bareng film Jumbo selain menunjukkan dukungan agar masyarakat makin mencintai produk seni karya lokal, diharapkan juga mampu memancing imajinasi dan mendorong tumbuhnya kreativitas anak-anak dalam mengekspresikan diri.
Nilai-nilai dalam film Jumbo disebutkan Gibran sejalan dengan komitmen pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dalam membangun generasi muda yang unggul sebagai salah satu pilar menuju Indonesia Emas.
Karena itu, pendekatan semacam ini dinilai efektif untuk menumbuhkan pribadi anak-anak Indonesia yang inklusif, tangguh, dan berkarakter.
Kegiatan ini ditutup dengan pembagian bingkisan untuk anak-anak serta sesi foto bersama Wakil Presiden. Suasana penuh kehangatan dan keceriaan menjadi penanda bahwa perhatian dan kasih sayang adalah bagian penting dari membangun jiwa anak-anak bangsa. (ant)
Editor : Hanif