PONTIANAK POST – Sebuah insiden mengejutkan terjadi di atas KM Bukit Raya.
Seorang penumpang bernama Vendi Suyono (50) dilaporkan melompat ke laut secara tiba-tiba saat kapal melintas di perairan Padang Tikar, Kabupaten Kubu Raya.
Hingga hari kelima pencarian, Kamis (15/5), jasad korban belum juga ditemukan, meski upaya pencarian terus diperluas.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Pontianak, I Made Junetra, menyatakan bahwa tim SAR gabungan telah menyisir area seluas 49 mil laut dari titik jatuhnya korban.
“Pencarian dilakukan di empat titik, dengan cakupan area yang cukup luas. Cuaca sempat menjadi kendala, karena hujan deras dan angin kencang menyebabkan ombak tinggi, tetapi semangat tim tidak luntur,” ujar Junetra pada Kamis malam di Sungai Raya.
Pencarian akan dilanjutkan keesokan harinya, dengan jangkauan yang lebih luas lagi.
“Besok, pencarian akan kami perbesar hingga mencapai radius 59 mil laut,” tambahnya.
Insiden ini bermula saat KM Bukit Raya tengah berlayar dari Surabaya menuju Pontianak.
Berdasarkan keterangan saksi mata, korban berada di dek 6 sebelum secara tiba-tiba melompat ke laut tanpa alasan yang diketahui.
Awak kapal sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi jatuhnya korban, namun tak membuahkan hasil.
Baca Juga: Polres Sambas Tetapkan F Sebagai Pelaku Duel Remaja Bawah Umur yang Viral
Setelah melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Polairud, dan relawan setempat langsung dikerahkan untuk melakukan pencarian intensif di perairan Padang Tikar.
Misteri hilangnya Vendi Suyono di tengah laut kini menjadi teka-teki besar.
Pihak keluarga dan publik menanti kepastian, sementara tim pencari terus berjibaku melawan alam untuk menemukan titik terang dari insiden ini.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro