Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

BNPB: Gempa Bengkulu Berdampak ke 4 Wilayah, Ratusan Rumah Rusak

Miftahul Khair • Jumat, 23 Mei 2025 | 15:54 WIB
Rumah warga di Kota Bengkulu yang roboh akibat gempa berkekuatan 6,3 magnitudo, di Bengkulu, Jumat.
Rumah warga di Kota Bengkulu yang roboh akibat gempa berkekuatan 6,3 magnitudo, di Bengkulu, Jumat.

PONTIANAK POST - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan bahwa gempa bumi bermagnitudo 6,3 yang mengguncang wilayah Bengkulu pada Jumat dini hari, 23 Mei 2025, menyebabkan kerusakan pada 140 rumah serta sejumlah fasilitas publik yang tersebar di Kota Bengkulu, Kabupaten Bengkulu Tengah, Bengkulu Utara, dan Seluma.

Namun hingga Jumat siang, BNPB belum menerima adanya laporan korban jiwa maupun luka-luka akibat gempa tersebut.

Abdul Muhari, Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB, menjelaskan bahwa skala kerusakan bangunan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat. Rinciannya, antara lain 50 rumah rusak di Kota Bengkulu, 2 rumah dan 1 PAUD di Bengkulu Tengah, dan 8 rumah roboh di Kelurahan Betungan.

Tak hanya itu, sejumlah fasilitas umum juga ikut terdampak, seperti 2 sekolah, 1 masjid, 1 kantor camat dan 1 balai pertemuan masyarakat.

"Sekali lagi (data) kondisi kerusakan ini masih dinamis," ujar Abdul Muhari.

BNPB menekankan pentingnya pendataan cepat dan akurat agar proses penyaluran bantuan bisa segera dilakukan.

"Semakin cepat data dikumpulkan, semakin cepat pula dukungan diberikan. Ini sesuai dengan arahan Presiden Prabowo agar respons dilakukan secara tepat dan terukur," jelas Abdul.

Masyarakat diminta untuk melaporkan kondisi kerusakan melalui jalur resmi seperti BPBD, aparat desa, atau babinsa, agar data dapat segera diproses.

Sementara itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kepahiang menyatakan bahwa gempa yang terjadi berasal dari aktivitas deformasi di bawah kerak bumi.

"Untuk gempa kali ini disebabkan oleh intarslab atau aktivitas deformasi di bawah kerak bumi. Gempa tersebut dirasakan hampir seluruh Provinsi Bengkulu dengan MMI tiga hingga enam," jelas Muhammad Najib, Pengamat Meteorologi dan Geofisika (PMG) Pertama di Kota Bengkulu, Jumat.

Gempa terjadi pada kedalaman 84 kilometer di bawah permukaan laut dan hingga saat ini belum terdeteksi gempa susulan.

Najib juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#bnpb #wilayah #gempa bengkulu #Terdampak