Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Damkar, Pasukan Serbabisa dengan Sederet Tugas “Ajaib”, Banyak Laporan Warga Bikin Geleng-Geleng Kepala

Azami Ramadhan • Minggu, 25 Mei 2025 | 01:37 WIB
MINTA BANTUAN: Kiky Saputri didampingi suaminya mendatangi petugas pemadam kebakaran untuk melepaskan cincin di jarinya.
MINTA BANTUAN: Kiky Saputri didampingi suaminya mendatangi petugas pemadam kebakaran untuk melepaskan cincin di jarinya.

Di Amerika, menjadi petugas damkar adalah cita-cita. Sama, di Indonesia, petugas damkar menjadi pasukan serbabisa. Banyak cerita unik, lucu, dan kadang menggemaskan.

DINDA JUWITA – Jakarta, M. AZAMI RAMADHAN - Surabaya


PONTIANAK POST - Tidak ada kobaran api, tanpa sirene meraung. Tapi, pagi itu, suasana salah satu markas pemadam kebakaran (damkar) di Jakarta mendadak ramai. Pasalnya, seseorang datang dengan raut wajah agak panik namun sembari tertawa, sambil menunjuk jari manisnya yang membengkak. Dia adalah komedian, host, dan pemeran Kiky Saputri.

”Minta tolong pak, minta tolong, nggak bisa kebuka cincinnya,” ujar Kiky, Februari lalu. Kiky bukan sedang berada di panggung stand-up comedy atau beradegan sinetron. Itu kejadian nyata. Perempuan 31 tahun itu bergegas mendatangi kantor damkar karena cincin tidak bisa dilepas dari jarinya, beberapa hari jelang operasi persalinan anak pertamanya.

”Kalau operasi nggak boleh ada perhiasan yang menempel dan ini udah nggak bisa kebuka,” sambil menunjuk jari manisnya. Sesaat kemudian postingan tersebut viral di media sosial. Di kolom komentar, Kiky menjelaskan bahwa dia sudah ke toko cincin untuk berusaha membukanya namun tidak berhasil. ”Makanya langsung melipir ke damkar,” sebutnya.

Warganet memuji kesigapan damkar. Selain sat-set, damkar juga telaten mencoba berbagai cara untuk melepaskan cincin itu dari jari Kiky. Dari membuat tali simpul ala pramuka, menggunakan gunting baja dan tang, mengikir cincin, sampai percobaan keempat menggunakan gerinda kecil, cincin itu akhirnya berhasil dilepaskan.

”Apapun masalah yang terjadi, hanya damkar yang punya beribu solusi terbaik,” ujar netizen mengapresiasi para petugas damkar. Kiki pun berterima kasih kepada para petugas baju oranye dan biru itu. ”Alhamdulillah, tepuk tangan buat damkar. Bener guys, nggak sia-sia lapor damkar,” pujinya.

 

”Pemadam” Patah Hati

Suatu malam (30/4), kantor Damkar di Cibinong, Bogor, Jawa Barat kedatangan seorang perempuan bernama Puput dengan membawa kue ulang tahun. Dia meminta agar ulang tahunnya yang ke-22 dirayakan bareng petugas Damkar.

Puput bercerita bahwa dia baru diputusin kekasih di hari ultahnya. ”Awalnya mukanya sedih, tapi setelah curhat udah senang lagi. Pengin dirayain aja sekalian damkar yang ngucapin,’’ ujar Danru 1 Rescue Damkar Kabupaten Bogor Arman Riyanto.

Dalam unggahan yang viral dan ditonton jutaan viewers itu, tiga personel Damkar Cibinong merayakan ulang tahun Puput sambil tiup lilin. ”Selamat ulang tahun buat Puput, semoga panjang umur, berkah selalu, sehat selalu,” ucap para personel damkar Cibinong. Puput yang sedang patah hati tampak tersenyum di video tersebut sembari meniup lilin di kue.

 Baca Juga: Komisaris Telkom Beri Dukungan Penuh pada Digitalisasi Bank Daerah Kalbar

Penyelamat Kucing

Kesigapan damkar tak hanya berlaku untuk membantu manusia. Kucing pun menjadi ”klien” damkar. Petugas damkar Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah, menerima laporan warga, ada seekor kucing terjebak di atas pohon dengan ketinggian belasan meter pada Senin (19/5). Kucing itu terus mengeong minta tolong lantaran tak bisa turun.

Kepala Bidang Pemadam Kebakaran DPKP Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan, petugas langsung meluncur ke lokasi di Jalan Diponegoro Pangkalan Bun. Personel menggunakan tangga. ”Eh si meong malah naik terus ke sisi atas pohon,” kata Dwi.

Akhirnya, dengan kesabaran dan upaya evakuasi yang terukur, kucing bisa diselamatkan. ”Evakuasi kurang lebih setengah jam. Kepada seluruh masyarakat, jangan segan hubungi Mako Damkar bila ada kedaruratan, tugas Damkar bukan hanya memadamkan api tetapi juga untuk menyelamatkan,” papar Dwi.

 

Evakuasi Sarang Tawon Vespa

Komandan Pelton (Danton) Damkar Pos Krian Sholikhuddin mendapat laporan warga tentang sarang tawon vespa di pohon mangga depan rumahnya pada Januari lalu. Tim Rescue Damkar Unit Krian bergegas ke lokasi. Sesampainya di lokasi, petugas menyiapkan alat pelindung diri untuk evakuasi tawon. ”Kami observasi dulu, lokasi sarang dan cara evakuasinya,” ujarnya.

Dia menuturkan, tawon vespa tergolong serangga dengan sengatan ganas, bahkan sangat membahayakan. Jika daya tahan tubuh manusia tidak optimal, bisa membuat kondisi tubuh semakin drop. ”Maka diimbau kepada masyarakat bila mengetahui ada sarang tawon vespa di pohon, atap rumah, jangan diganggu. Bisa menghubungi pemadam kebakaran terdekat,” pesannya.

Sandal Nyangkut di Kaki

Fauzan Maulana, 19, minta bantuan petugas damkar setelah sandalnya tersangkut di betis ketika menahan keseimbangan saat hampir jatuh dari motor Kamis (22/5) malam. Dia mendatangi pos Damkar Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Petugas awalnya menyarankan sandal dipotong, tapi Fauzan menolak lantaran sandalnya masih baru. Akhirnya, sandal berhasil dilepaskan setelah petugas menggunakan sabun cuci piring.

Damkar Kota Cirebon tak lepas dari kisah unik serupa. Seorang warga bernama Christian minta tolong untuk melepaskan sandal yang nyangkut di pergelangan kakinya. ”Christian datang ke kantor damkar. Petugas menindaklanjuti laporan itu dan segera membantu,” kata Kasie Kesiapsiagaan Operasi dan Penyelamatan DPKP Kota Cirebon Nurjaman, Sabtu (22/2).

Ada enam petugas yang terlibat dengan menggunakan minyak goreng sebagai alat bantu. Tak butuh waktu lama, petugas berhasil melepaskan sandal itu. Christian pun pulang dengan gembira. Ia tak lagi memakai sandal, daripada nyangkut lagi…

 

Bawa Turun Pria yang Naik ke Tower 40 Meter

Aksi heroik datang dari petugas damkar Banyuwangi. Seorang warga berinisial NAA, 32, dilaporkan berada di atas tower setinggi 40 meter di Desa Wringinagung, Kecamatan Gambiran.

Damkar menerima laporan permintaan bantuan penyelamatan dari kakak kandung NAA. ”Petugas kami sampai di lokasi sekitar pukul 02.00 WIB. Di sana sudah ramai warga dan aparat polisi-TNI,” tutur Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Banyuwangi Yoppy Bayu Irawan.

Karena jarak yang jauh, petugas di bawah tower kesulitan untuk berkomunikasi dengan NAA. Dua petugas damkar, Ribut Hendri Satria dan M Rifa’i, yang telah mendapat pelatihan penyelamatan di ketinggian, dengan jaket dan tali pengaman, memutuskan untuk naik menyusul NAA.

”Di atas tower, petugas kami bernegosiasi dengan NAA. Berbincang-bincang dan membujuk agar NAA mau turun,” tutur Yoppy. Dengan pendekatan ala pertemanan, NAA akhirnya mau diajak mengobrol.

Setelah negosiasi selama sekitar dua jam, NAA akhirnya berhasil diajak turun sekitar pukul 04.00 WIB. Selama proses penurunan, petugas damkar mengikat pria itu dengan tali penyelamatan untuk memastikan keamanannya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Damkar Banyuwangi, NAA diduga depresi akibat masalah percintaan. Setelah evakuasi itu, dia dikembalikan ke pihak keluarga. Petugas damkar juga berkoordinasi dengan dinas terkait agar NAA bisa mendapatkan pendampingan secara medis maupun psikis.

Ya, tidak hanya menjadi pahlawan saat si jago merah mengamuk, kini damkar jadi hero dalam berbagai situasi. Selain cerita unik di atas, evakuasi sarang tawon, menghalau ular atau biawak masuk rumah, terkunci dari luar, sampai kaki terjeblos ke saluran air, warga meminta tolong ke Damkar.

Selain aksi lapangan, damkar juga aktif melakukan sosialisasi keselamatan kepada masyarakat. Edukasi pemadaman api, cara evakuasi, hingga pelatihan pertolongan pertama rutin dilakukan, termasuk ke sekolah-sekolah. Di media sosial, banyak ditemukan konten petugas damkar yang memberikan cara sigap dan tenang jika terjadi kebocoran gas LPG di rumah.

Kini tak sedikit anak-anak yang ketika ditanya cita-citanya, dengan lantang menjawab, ”Mau jadi petugas Damkar!” (dee/nor)

Editor : Hanif
#cita-cita #petugas damkar #Serbabisa #Damkar #kobaran api