Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Video AI “Hari Pertama Masuk Neraka” Tuai Kecaman Publik dan Ulama

Miftahul Khair • Jumat, 6 Juni 2025 | 14:48 WIB
Tangkapan layar video AI hari pertama di neraka.
Tangkapan layar video AI hari pertama di neraka.

PONTIANAK POST - Sebuah video buatan teknologi kecerdasan buatan (AI) berjudul "Hari Pertama Masuk Neraka" ramai menjadi perbincangan di media sosial Indonesia.

Konten yang menampilkan visual neraka dalam balutan humor ini memicu respons keras dari masyarakat dan tokoh agama karena dinilai tidak menghormati nilai-nilai keagamaan.

Awal Mula Viral

Video ini pertama kali diunggah oleh akun TikTok @veo3sesat pada 2 Juni 2025. Menampilkan seorang pria berendam dalam kolam lava dengan latar belakang menyerupai neraka, ia melontarkan kalimat, "Hari pertama masuk di neraka."

Unggahan ini kemudian di-repost oleh akun Instagram @rizkyaulia, yang memperluas jangkauan penyebarannya.

Pemilik akun @veo3sesat akhirnya meminta maaf dan menghapus video tersebut dari platformnya.

Reaksi Keras dari Netizen dan Ulama

Berbagai tanggapan bermunculan dari pengguna media sosial. Banyak warganet menilai konten tersebut sangat tidak pantas. Seorang pengguna X (dulu Twitter) menuliskan:

“Cemas plus MUAK BGT sampe ada yg bikin suasana neraka pake AI generate. NERAKA LOH INI NERAKA!! Bisa-bisanya dibercandain sebercanda itu!”

Tokoh agama Ustaz Adi Hidayat pun turut memberikan tanggapan tegas. Dalam ceramah yang dikaitkan dengan video tersebut, ia berkata:

"Sejak kapan neraka jadi bahan candaan? Padahal neraka itu ditampilkan dalam Al-Qur'an sebagai ancaman yang sangat mengerikan."

Ketua MUI, Utang Ranuwijaya, menyebut konten tersebut sebagai bentuk pendangkalan akidah. Ia menilai penggambaran neraka yang dipermudah dan dijadikan lelucon dapat menyesatkan serta mencederai ajaran Islam.

Sementara itu, ulama asal Malaysia Azhar Idrus menyampaikan pernyataan yang lebih keras. Ia menegaskan:

"Kalau dia orang Islam, dia kafir. Karena meringan-ringankan Allah, meringan-ringankan janji Allah dan azab Allah. Hukumnya murtad, haram ditanam di kuburan orang Islam."

Teknologi AI Jadi Sorotan

Video ini diduga dibuat menggunakan Google Veo, teknologi AI terbaru yang mampu menghasilkan video dari perintah teks atau gambar.

Meskipun kemampuannya membawa inovasi dalam dunia konten digital, kasus ini memperlihatkan potensi penyalahgunaan AI yang dapat menyinggung aspek kepercayaan dan etika.

Konten “Hari Pertama Masuk Neraka” menjadi alarm bagi pengguna teknologi bahwa inovasi tinggi juga menuntut tanggung jawab moral, terutama saat menyangkut isu agama yang sensitif bagi masyarakat. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#video #viral #ulama #Hari Pertama Masuk Neraka #ai #kecaman