PONTIANAK POST – Patrick Kluivert membuat kejutan dengan memainkan Ricky Kambuaya dan Egy Maulana Vikri sebagai starter saat melawan Tiongkok. Itu masih ditambah kesempatan yang dia berikan kepada debutan Beckham Putra dan pemain yang lama tak berkostum Garuda: Stefano Lilipaly.
Padahal, melawan Tiongkok pada Kamis (5/6) pekan lalu itu sangat menentukan nasib Indonesia apakah bisa lolos ke babak keempat kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Ternyata, nama-nama di atas menjawab kesempatan yang diberikan pelatih itu dengan baik. Garuda menang 1-0 dan memastikan tiket ke fase selanjutnya.
Kemenangan itu juga membuat laga melawan tuan rumah Jepang di Stadion Suita, Osaka, Jepang, sore ini tak menentukan apa-apa lagi. Jepang sudah pasti lolos ke putaran final tahun depan dengan status juara grup C didampingi Australia. Sedangkan Indonesia bersama Arab Saudi akan bertarung di babak berikutnya.
Jadi, akankah kejutan di line-up berlanjut? “Kita lihat besok (Selasa). Saya belum bisa bilang berapa pemain yang akan diganti,” katanya dalam jumpa pers di Osaka yang diikuti secara daring dari Jakarta, kemarin (9/6).
Gelandang Marselino Ferdinand yang absen di laga melawan Tiongkok karena akumulasi kartu diperkirakan bakal kembali ke starting eleven. Kluivert kemungkinan juga bakal memberi kesempatan kepada bek tengah Mees Hilgers yang tak dimainkan di pertandingan sebelumnya.
Jay Idzes Dipuji
Selebihnya, Kluivert kemungkinan tak banyak mengubah komposisi starter. Sebab, meski sudah tak punya kepentingan lagi, Jepang, dengan kekuatan utama atau tidak, tetaplah tim kelas dunia.
“Kami harus bermain dengan gaya kami sendiri. Pertandingan besok (hari ini) tetap akan jadi pertandingan yang menarik untuk disaksikan maupun dimainkan dengan penuh kegembiraan, tentunya,” katanya.
Jepang kalah 0-1 di laga melawan Australia, kekalahan pertama mereka. Sebaliknya, kemenangan 1-0 atas Tiongkok disebut Kluivert sangat menggenjot kepercayaan diri para penggawa Garuda.
Sementara itu, pelatih Jepang Hajime Moriyasu menyatakan, timnya sudah menjalani latihan dengan ketat seusai kalah dari Australia. Perihal rotasi, Moriyasu menuturkan, hanya ingin melakukan yang terbaik untuk memenangkan pertandingan.
Sebab, meski memiliki catatan rekor permainan yang dominan, dia tetap melihat Indonesia tim yang solid. “Menurut saya, kapten Jay Idzes inti dari tim Indonesia,” katanya.
Tapi, dia mengingatkan anak buahnya agar tak cuma fokus ke satu-dua pemain saja. Misalnya ke Ole Romeny yang sukses mencatatkan tiga gol di tiga pertandingan bersama Garuda. “Kami harus terorganisasi sebagai satu tim untuk menghentikan bukan hanya satu pemain, tetapi seluruh tim,” katanya. (raf/ttg)
Editor : Hanif