Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi Lagi, Kolom Abu Capai 11 Ribu Meter

Miftahul Khair • Rabu, 18 Juni 2025 | 15:58 WIB
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 10.000 meter di atas puncak.
Gunung Lewotobi Laki-Laki di Kabupaten Flores Timur (Flotim), Nusa Tenggara Timur (NTT), erupsi dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 10.000 meter di atas puncak.

PONTIANAK POST - Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), kembali mengalami erupsi pada Selasa (17/6/2025).

Menurut informasi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian ESDM, letusan terjadi pada pukul 17.35 WITA.

Dalam laporan resmi disebutkan bahwa tinggi kolom abu mencapai sekitar 10.000 meter di atas puncak atau sekitar 11.584 meter di atas permukaan laut. Kolom abu terpantau berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan mengarah ke berbagai penjuru seperti utara, timur laut, timur, tenggara, selatan, barat daya, barat, hingga barat laut.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 47,3 mm dan berlangsung selama sekitar enam menit 53 detik.

Saat ini, Gunung Lewotobi Laki-laki berada pada Status Level IV (Awas). Oleh karena itu, masyarakat dan wisatawan diminta untuk tidak beraktivitas dalam radius 7 km dari kawah utama serta dalam radius sektoral 8 km ke arah barat daya hingga timur laut dari pusat erupsi.

Masyarakat juga diimbau tetap tenang, mengikuti arahan resmi dari pemerintah daerah, dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

PVMBG juga mengingatkan warga yang tinggal di sekitar gunung untuk waspada terhadap potensi banjir lahar hujan jika turun hujan deras, khususnya di aliran sungai yang berhulu dari Gunung Lewotobi Laki-laki.

Wilayah yang berisiko antara lain: Dulipali, Padang Pasir, Nobo, Nurabelen, Klatanlo, Hokeng Jaya, Boru, dan Nawakote.

Selain itu, warga yang terdampak hujan abu disarankan menggunakan masker atau pelindung hidung dan mulut guna menghindari dampak negatif abu vulkanik terhadap kesehatan pernapasan. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#NTT #erupsi #flores #meletus #Gunung Lewotobi