Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

BRI Salurkan Triliunan Rupiah KUR untuk Pacu Pertumbuhan UMKM Nasional

Syahriani Siregar • Senin, 30 Juni 2025 | 19:50 WIB

Ilustrasi UMKM.
Ilustrasi UMKM.
PONTIANAK POST - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali mempertegas komitmennya dalam menguatkan ekonomi berbasis rakyat melalui penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di seluruh penjuru tanah air.

Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi besar BRI dalam membuka akses pembiayaan produktif yang lebih luas, serta mengoptimalkan peran UMKM dalam menopang pertumbuhan ekonomi nasional.

Berdasarkan data resmi, sepanjang Januari hingga Mei 2025, BRI telah menyalurkan KUR senilai Rp69,8 triliun kepada sekitar 8,29 juta pelaku UMKM.

Jumlah ini mencerminkan hampir 40 persen dari total alokasi KUR nasional tahun 2025 yang ditetapkan sebesar Rp175 triliun.

Sebagian besar dana KUR BRI dialokasikan ke sektor-sektor produktif, mencakup sekitar 63,31 persen dari total penyaluran.

Fokus utama diarahkan ke bidang pertanian, perikanan, industri pengolahan, serta sektor terkait lainnya.

Dari jumlah tersebut, pertanian menjadi penerima utama dengan nilai penyaluran mencapai Rp30,63 triliun atau sekitar 44 persen.

Langkah besar ini selaras dengan prioritas pemerintah dalam memperkuat sektor-sektor strategis, khususnya yang berperan penting dalam menjaga ketahanan pangan serta mengembangkan sektor riil yang berpengaruh langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Capaian BRI dalam menyalurkan KUR sepanjang 2025 memperkuat posisinya sebagai bank dengan penyaluran KUR terbanyak di Indonesia.

Secara kumulatif sejak 2015 hingga Mei 2025, BRI telah menyalurkan total KUR sebesar Rp1.327 triliun kepada lebih dari 44,26 juta debitur.

Hal ini mencerminkan konsistensi BRI dalam mendukung pertumbuhan UMKM sebagai fondasi utama ekonomi nasional.

Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menyampaikan bahwa program KUR tidak hanya difokuskan pada penyediaan akses pembiayaan yang lebih merata, namun juga bertujuan menciptakan dampak ekonomi berlipat ganda (multiplier effect) di masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa KUR berperan penting dalam meningkatkan kemandirian usaha, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong peningkatan taraf hidup masyarakat.

Hal ini memperkuat peran strategis BRI dalam mendukung pemberdayaan UMKM dan pertumbuhan ekonomi rakyat.

Mengacu pada laporan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI per November 2024, program KUR dengan skema bunga rendah terbukti memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Sementara itu, studi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) pada tahun 2023 menunjukkan bahwa satu penerima KUR dapat menciptakan hingga tiga lapangan kerja baru, mendukung penciptaan lapangan kerja secara nasional.

Dengan demikian, penyaluran KUR oleh BRI menjadi salah satu instrumen strategis dalam menggerakkan sektor-sektor produksi serta mengokohkan UMKM sebagai penggerak utama pertumbuhan ekonomi di Indonesia. (sya)

Editor : Syahriani Siregar
#UMKM #KUR #Pembiayaan #bri #produktif