PONTIANAK POST - Seorang pria yang diduga guru madrasah di Kecamatan Ngampel, Karanganyar, Kabupaten Demak, Jawa Tengah, mendadak jadi perhatian publik setelah videonya viral karena dituntut Rp25 juta oleh orang tua murid.
Insiden bermula dari candaan antar murid yang saling melempar sandal. Salah satu sandal secara tak sengaja mengenai peci sang guru.
Merasa dilecehkan, guru tersebut langsung menegur sang murid dan diduga menamparnya.
Tak terima perlakuan itu, orang tua murid melayangkan tuntutan ganti rugi sebesar Rp25 juta.
Demi memenuhi tuntutan tersebut, guru yang dikenal berdedikasi itu bahkan disebut-sebut harus menjual sepeda motor pribadinya.
Peristiwa ini pertama kali mencuat ke publik melalui unggahan akun Instagram @beritasemaranghariini pada Kamis, 17 Juli 2025.
Dalam video yang beredar, tampak suasana kelas dan percakapan emosional yang memicu empati publik.
Netizen pun membanjiri unggahan tersebut dengan komentar dukungan moral dan seruan donasi.
“Open donasi yok,” tulis akun @di****m yang ikut menyuarakan solidaritas.
Sejumlah warganet menilai tuntutan wali murid itu terlalu berlebihan. Tak sedikit pula yang menyerukan perlindungan hukum bagi para pendidik, terutama mereka yang hanya bermaksud mendisiplinkan siswa.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak sekolah maupun pemerintah daerah.
Namun kasus ini terus menjadi perhatian luas masyarakat, terutama karena menyangkut wibawa dan nasib seorang guru di lingkungan madrasah.(*)
Editor : Budi Miank