PONTIANAK POST - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson menegaskan bahwa kelancaran dan kesuksesan perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia di Kalbar sangat bergantung pada kesiapan dan koordinasi yang matang dari seluruh seksi kegiatan yang terlibat. Penegasan tersebut disampaikan Harisson saat memimpin rapat persiapan Peringatan Hari Kemerdekaan RI bersama jajaran perangkat daerah dan unsur Forkopimda Kalbar di Ruang Tengkawang, Kantor Gubernur Kalbar, pada Selasa (29/7/2025) lalu.
Rapat itu bertujuan untuk menyatukan langkah berbagai pihak terkait dalam merancang perayaan kemerdekaan yang lebih semarak dan berkesan dibanding tahun-tahun sebelumnya. Dalam arahannya, Harisson menginformasikan bahwa Presiden Republik Indonesia telah resmi merilis Tema dan Logo HUT ke-80 melalui siaran daring pada 23 Juli 2025 lalu.
“Dengan adanya peluncuran tersebut, seluruh instansi dan pihak terkait di daerah diharapkan segera menyesuaikan penggunaan identitas visual sesuai dengan panduan resmi yang telah diterbitkan,” jelas Sekda.
Kendati begitu, Harisson mengingatkan bahwa teknis pelaksanaan di tingkat daerah masih menunggu arahan resmi dari pemerintah pusat. “Pedoman pelaksanaan peringatan HUT ke-80 di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota saat ini masih menunggu petunjuk lebih lanjut dari Sekretariat Negara,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Harisson menekankan agar seluruh seksi kegiatan segera menyiapkan tugas masing-masing dengan optimal demi memastikan seluruh rangkaian kegiatan berlangsung lancar dan maksimal. “Saya mengimbau kepada setiap seksi kegiatan untuk segera menyusun rencana kerja dan menyampaikan progresnya pada rapat evaluasi terakhir yang dijadwalkan pada minggu pertama Agustus 2025,” ujarnya.
Adapun sejumlah agenda yang dibahas dalam rapat tersebut antara lain meliputi penyelenggaraan perlombaan tradisional, lomba tari kreasi, parade busana adat dan kreasi, serta penguatan pengamanan demi menjamin kenyamanan masyarakat selama perayaan berlangsung. Keseluruhan rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar bersifat inklusif dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat di Kalimantan Barat. (mse)
Editor : Hanif