Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Sopir Bank Jateng Gondol Rp 10 Miliar, Belanja Rumah hingga Mobil Sebelum Ditangkap

Hanif PP • Rabu, 10 September 2025 | 09:34 WIB
DIBURU SEPEKAN: AT (tiga dari kanan) dan DS (tiga dari kiri) dihadirkan dalam taklimat media di Mapolda Jateng, Semarang, kemarin (9/9).
DIBURU SEPEKAN: AT (tiga dari kanan) dan DS (tiga dari kiri) dihadirkan dalam taklimat media di Mapolda Jateng, Semarang, kemarin (9/9).

PONTIANAK POST – Anggun Tyasbodhi (AT) baru menikmati rumah barunya di Panggang, Gunungkidul, Jogjakarta, ketika ditangkap petugas Polresta Surakarta.

Rumah tersebut telah dia bayar uang mukanya sebesar Rp 70 juta, yang dia ambil dari Rp 10 miliar uang milik Bank Jateng Cabang Wonogiri yang dia bawa kabur.

Pria yang beralamat di Dusun Nadi, Kedungrejo, Wonogiri, Jateng itu juga membeli sebuah mobil Daihatsu Sigra, empat motor Honda Vario, dan sejumlah ponsel. Total, dia sudah membelanjakan Rp 359.900.000 sehingga yang tersisa Rp 9.640.100.000.

Uang Rp 10 miliar itu dia bawa kabur pada Senin (1/9) pekan lalu. Tepat sepekan setelahnya (8/9), dia ditangkap di Gunungkidul. Ikut ditangkap DS alias Oik, warga Bantul, Jogjakarta yang berperan menerima aliran dana sekaligus membantu pelarian AT sebagai pelaku utama.

AT merupakan driver Bank Jateng dari pihak ketiga.Tugasnya membawa mobil dan mengantarkan uang untuk disetorkan di tiap-tiap ATM Bank Jateng yang telah ditentukan.

”Tersangka ini outsourcing dari pihak ketiga, gajinya Rp 3,5 juta dan bekerja sudah 7 tahun. Belum ada catatan dia kasus (kriminal) seperti ini. Motifnya ekonomi,” beber Wakapolresta Surakarta AKBP Sigit, dalam rilis kasus di Mapolda Jateng, Semarang, kemarin (9/9), sebagaimana dilansir Radar Semarang Grup Jawa Pos.

Pengawal ke Toilet Kejadian berlangsung Senin pekan lalu sekitar pukul 12.20 WIB di Bank Jateng Cabang Surakarta, di Jalan Slamet Riyadi. AT mengantar seorang staf Bank Jateng Cabang Wonogiri untuk mengambil uang Rp  11 miliar ke Solo. Seorang polisi turut mengawal.

Yang pertama mereka datangi adalah Bank Indonesia Solo. Di sana, mereka mengambil Rp 6 miliar. Lalu mereka pindah ke Bank Jateng Cabang Solo. Uang sebanyak Rp 4 miliar sudah dimasukkan ke mobil.

”Mobil yang dikendarai pelaku diparkir di halaman Bank Jateng Cabang Surakarta,” bebernya.

Staf Bank Jateng Cabang Wonogiri masih menunggu uang Rp 1 miliar sisanya di dalam Bank Jateng Kantor Cabang Solo. Kemudian, pengawal ke toilet dan meninggalkan pelaku bersama uang Rp 10 miliar tersebut. Kesempatan itulah yang kemudian dimanfaatkan tersangka untuk membawa kabur uang tersebut.

Sementara itu, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Bank Jateng Pusat Semarang Erik Abibon mengapresiasi kinerja kepolisian yang berhasil mengungkap kasus dalam waktu singkat.

”Kejadian ini tentu menjadi introspeksi bagi kami, untuk terus meningkatkan pengawasan mengingat pengambilan uang dalam jumlah besar merupakan aktivitas rutin di setiap cabang,” kata Erik seperti dikutip dari Radar Solo Grup Jawa Pos. (mha/atn/ttg)

Editor : Hanif
#aliran dana #sopir #Wonogiri #gondol uang #kriminal #bank jateng #10 miliar