Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Banjir Telan Dagangan, 200 Pedagang Pasar Badung Akan Dapat Ganti Rugi dari APBD

Budi Miank • Rabu, 10 September 2025 | 17:35 WIB
Gubernur Bali, I Wayan Koster angkat bicara terkait kerugian yang dialami para pedagang imbas bencana banjir di Kota Denpasar. (Foto: Dok. DPD PDIP Provinsi Bali)
Gubernur Bali, I Wayan Koster angkat bicara terkait kerugian yang dialami para pedagang imbas bencana banjir di Kota Denpasar. (Foto: Dok. DPD PDIP Provinsi Bali)

PONTIANAK POST - Sekitar 200 pedagang Pasar Badung, Denpasar, mengalami kerugian besar setelah banjir besar melanda kawasan tersebut pada Rabu, 10 September 2025.

Barang dagangan mereka dilaporkan hanyut terbawa arus, sebagian lainnya rusak dan tak layak jual.

Gubernur Bali, Wayan Koster, menyatakan bahwa seluruh kerugian pedagang akan diganti melalui dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Bali dan Kota Denpasar.

 “Saya sudah minta Wali Kota untuk segera mendata kerugian pedagang dan bangunan yang rusak. Semua akan diganti, baik barang dagangan maupun infrastruktur,” ujar Koster saat meninjau lokasi banjir di Denpasar.

Menurutnya, banjir kali ini dipicu oleh curah hujan ekstrem yang mengguyur Bali selama lebih dari 24 jam.

Debit air Tukad Badung yang meningkat drastis menyebabkan aliran sungai meluap dan menggenangi kawasan permukiman serta Pasar Badung.

 “Panjang Tukad Badung ini luar biasa, ditambah hujan sangat deras sejak kemarin. Ini jelas menyebabkan banjir parah,” katanya.

Selain merendam pasar, banjir juga menyebabkan dua toko kain di pesisir Tukad Badung roboh diterjang air.

Pemerintah Provinsi Bali mencatat total 43 titik banjir di wilayah Denpasar, dengan dua titik terparah berada di Pasar Badung dan sepanjang Jalan Pura Demak.

Koster menegaskan bahwa penanganan darurat akan difokuskan pada keselamatan warga dan pemulihan aktivitas ekonomi.

 “Kita harus bergerak cepat. Pedagang harus diselamatkan dulu, aktivitas masyarakat juga harus segera pulih,” tandasnya.

Pemprov Bali bersama Pemerintah Kota Denpasar kini tengah menginventarisasi kerusakan dan menghitung total kerugian.

Proses ganti rugi akan segera dilakukan setelah data rampung.(*)

Editor : Budi Miank
#bali #apbd #pedagang #denpasar #banjir #pasar badung