Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Menkeu Baru Dapat Sambutan Panas dari DPR, Target Ekonomi 7 Persen Dinilai Tak Realistis

Budi Miank • Rabu, 10 September 2025 | 17:44 WIB
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan kritik tajam saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR terkait target Ekonomi RI. (YouTube.com / DPR RI)
Menkeu, Purbaya Yudhi Sadewa mendapatkan kritik tajam saat rapat kerja dengan Komisi XI DPR terkait target Ekonomi RI. (YouTube.com / DPR RI)

PONTIANAK POST - Rapat kerja perdana Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa bersama Komisi XI DPR RI berlangsung kritis dan penuh tekanan.

Salah satu kritik paling tajam datang dari Anggota DPR Fraksi PDIP, Harris Turino, yang menilai target pertumbuhan ekonomi 6–7 persen yang diusung Purbaya terlalu ambisius dan tak selaras dengan kondisi riil masyarakat.

Dalam rapat yang digelar di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (10/9/2025), Harris menegaskan bahwa asumsi pertumbuhan dalam Rancangan APBN 2026 hanya sebesar 5,4 persen.

Ia meminta penjelasan konkret terkait strategi pemerintah mencapai angka yang jauh lebih tinggi dari proyeksi resmi.

“Pak Menteri bilang mau 6 sampai 7 persen. Sementara APBN kita disusun dengan asumsi 5,4 persen. Ini tentu tidak sederhana,” ujar Harris di hadapan Purbaya dan jajaran Kemenkeu.

Harris juga mengkritik pendekatan optimistis pemerintah yang dinilai belum mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat, mulai dari maraknya PHK, tingginya angka pengangguran tersembunyi, hingga lemahnya daya beli.

“PHK masih terjadi, angka kemiskinan memang turun, tapi dampaknya masih terasa kuat. Daya beli masyarakat jelas susah,” paparnya.

Lebih lanjut, Harris mengingatkan tantangan fiskal yang dihadapi Purbaya, termasuk menjaga defisit APBN sebesar 2,48 persen serta menghadapi utang jatuh tempo dalam jumlah besar.

“Tekanan global juga belum sepenuhnya positif. Jangan hanya bermain di angka optimistis tanpa perhitungan matang,” tegasnya.

Meskipun demikian, Harris tetap mengapresiasi semangat optimisme yang ditunjukkan Purbaya.

Ia berharap menteri baru ini mampu menyelaraskan program ekonomi agar target pertumbuhan 8 persen yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto bisa tercapai.

“Kita semua ingin target Presiden tercapai, tapi jelas ada banyak parameter yang harus berubah agar itu realistis,” katanya.

Di akhir rapat, suasana sempat mencair ketika Harris melontarkan candaan soal popularitas Menkeu baru itu.

“Selamat Pak, dua hari jadi menteri sekaligus dua hari jadi orang paling viral di Indonesia,” ucapnya, disambut tawa anggota dewan dan peserta rapat.(*)

Editor : Budi Miank
#Target #menteri keuangan #pertumbuhan ekonomi #dpr #Purbaya Yudhi Sadewa