Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kemendikdasmen Pastikan Soal TKA Siap, Pendaftaran Ditutup 5 Oktober

Hanif PP • Kamis, 25 September 2025 | 00:41 WIB
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti
Mendikdasmen, Abdul Mu’ti

PONTIANAK POST – Jelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mematangkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan unit pelaksana teknis (UPT) terkait, misalnya mengenai penyiapan soal.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti menyebut soal-soal sudah siap saat ini. “Karena soal-soal itu sudah biasa kita buat, karena dulu kan sudah ada pengalaman UN (Ujian Nasional). Sehingga secara akademik sebenarnya tidak ada kesulitan yang berarti,” paparnya ketika ditemui seusai menutup acara Training of Trainers untuk Pengajar Al-Qur’an Isyarat oleh DKM Masjid Baitut Tholibin di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, kemarin (24/9).

Dengan pengalaman menghelat UN itu juga, dia berharap nantinya tak ada masalah dalam pelaksanaan TKA yang bakal digelar pada 1–9 November. TKA bakal dihelat dalam bentuk online dan semi-online. Pada tahun ini, TKA dikhususkan untuk kelas XII jenjang SMA/SMK/sederajat.

Lebih lanjut, Mu’ti mewanti-wanti agar pihak sekolah dan murid yang ingin mengikuti TKA segera melakukan pendaftaran. Sebab, pendaftaran akan ditutup pada 5 Oktober 2025.

Tercatat hingga kemarin (24/9), sudah 2,04 juta murid yang mendaftar untuk mengikuti tes tersebut. Saat ini, proses verifikasi dan validasi data-data pendukung untuk kepesertaan para murid tengah dilakukan.

Dia pun mengimbau, pendaftaran peserta tidak dilakukan di batas akhir masa pendaftaran. Itu agar para murid tidak terkendala masalah, misalnya terkait sistem yang bisa jadi down karena loading yang terlalu panjang.

 

Murid SMK

Ditemui dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus Kemendikdasmen Tatang Muttaqin menambahkan, antusiasme murid SMK untuk mengikuti TKA terus meningkat. Sudah lebih dari 36 persen murid SMK yang mendaftar.

“Secara umum sudah mulai naik ya, dari 20 persen sekarang 36 persen. Mudah-mudahan nanti sampai 40 persen atau 50 persen,” ungkapnya.

Disinggung soal pelaksanaan TKA untuk murid SMK yang sedang magang, Tatang mengaku sudah berkirim surat kepada sekolah terkait hal ini. Sekolah diminta bersurat kepada perusahaan tempat para murid magang agar diberikan izin mengikuti TKA.

Lalu, bagaimana jika lokasi magang jauh dari sekolah asal? Menurutnya, hal itu juga sudah diantisipasi. Secara teknis, mereka akan difasilitasi di sekolah terdekat. Namun, pihak sekolah asal tetap harus bersurat kepada sekolah yang akan ditumpangi dan dinas pendidikan setempat.

Selain itu, dia juga mengingatkan kembali bahwa TKA bersifat tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan. Meski demikian, TKA akan cukup berpengaruh bagi mereka yang ingin meneruskan ke jenjang lebih tinggi, khususnya melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi. (mia/ttg)

Editor : Hanif
#kemendikdasmen #abdul mu'ti #ujian nasional #Tes Kemampuan Akademik #tka