PONTIANAK POST - Setelah satu abad di negeri orang, sebanyak 28.131 fosil koleksi Eugene Dubois akan pulang kampung ke Indonesia. Proses repatriasi tersebut akan dilakukan secara bertahap pada tahun ini oleh Belanda.
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menuturkan, jumlah tersebut dipastikan belum mencakup semua fosil milik Indonesia yang tersimpan di sana. "Masih ada 25 persen lagi yang belum teridentifikasi. Total sebenarnya lebih dari 30 ribu. Namun, yang 28 ribu itu yang kami prioritaskan," katanya saat konferensi pers di Museum Nasional, Jakarta (2/10).
Dubois adalah paleontolog dan geolog Belanda. Dialah penemu sisa-sisa spesimen hominid di Trinil, Ngawi, pada 1891 yang kemudian dinamai Pithecanthropus erectus (yang lantas diubah namanya menjadi Homo erectus). Puluhan ribu warisan bersejarah itu sebelumnya disimpan selama satu abad lebih di Museum Naturalis, Leiden, Belanda.
Puluhan ribu warisan budaya yang dipulangkan tersebut terdiri dari beragam jenis, termasuk koleksi masterpiece, yakni fosil Pithecanthropus erectus atau Java Man, hingga binatang purba yang menjadi koleksi Dubois.
"Seperti gajah Jawa purba yang usianya jutaan tahun dan tingginya 5 meter, nenek moyangnya mamut. Kemudian banteng Jawa, dan kuda nil Jawa yang sekarang sudah punah," papar Fadli.
Dia menerangkan, biaya proses repatriasi itu sepenuhnya akan ditanggung oleh Belanda. (shaf/ttg)
Editor : Hanif