PONTIANAK POST - Sebanyak 133 ribu prajurit dilibatkan dalam peringatan HUT ke-80 TNI di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Minggu (5/10). Jumlah tersebut terdiri atas prajurit dari Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara.
“Ini jauh lebih besar dari tahun lalu. Pada HUT ke-79 jumlahnya hanya sekitar 100 ribu pasukan,” kata Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Freddy Ardianzah kepada awak media.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad) Brigjen TNI Wahyu Yudhayana menyebut, pihaknya mengerahkan 17.175 personel. Sekitar 13 ribu di antaranya terlibat dalam parade dan defile. Selain itu, ada 284 unit alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AD yang dilibatkan.
Alutsista yang ditampilkan antara lain Tank Leopard, Tank Marder, MLRS Astros, Meriam Caesar 155 mm, Panser Anoa, Maung, Badak, Radar CM-200, Rudal Starstreak, hingga helikopter tempur Apache, Bell 412, Fennec, dan Mi-26. Semuanya akan tampil dalam defile, demonstrasi, serta display statis di area Monas.
“Kami ingin menunjukkan kemampuan personel dan materiil yang dimiliki TNI, khususnya Angkatan Darat, sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat yang selama ini selalu mendukung TNI,” ujar Brigjen Wahyu.
Sementara itu, Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan delapan Satuan Setingkat Brigade dan empat Satuan Setingkat Batalyon. Pasukan tersebut berasal dari Satuan Komando Utama TNI AL, antara lain prajurit Komando Armada (Koarmada) Republik Indonesia, Korps Marinir, dan taruna Akademi Angkatan Laut (AAL).
Alutsista TNI AL yang dikerahkan meliputi tank amfibi, meriam howitzer, kendaraan rumah sakit lapangan, kendaraan tempur peluncur roket, kendaraan taktis, serta sejumlah rudal milik TNI AL. “Kami ingin menunjukkan kesiapan TNI AL dalam mendukung kekuatan pertahanan nasional,” kata Tunggul.
Dari matra udara, Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsekal Pertama TNI I Nyoman Suadnyana menyampaikan bahwa pihaknya mengirim ribuan personel serta mengerahkan 157 pesawat. Sebanyak 143 pesawat ikut dalam demo udara dan 14 pesawat disiapkan sebagai cadangan.
“Jika ada pesawat mengalami kendala teknis, pesawat cadangan akan menggantikan. Ada pesawat tempur, angkut, intai, dan helikopter. Demo udara TNI gabungan ini melibatkan pesawat dari TNI AD, TNI AL, dan TNI AU,” ujarnya. (jp)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro