Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Ribuan Guru Madrasah Demo di Kemenag, Tuntut Program Inpassing dan Pembayaran TPG Dilanjutkan

Hanif PP • Jumat, 31 Oktober 2025 | 10:41 WIB
DEMONSTRASI: Sejumlah guru dari berbagai daerah menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (30/10). Dalam aksinya, mereka antara lain menuntut pengangkatan P3K/ASN bagi guru madrasah swasta
DEMONSTRASI: Sejumlah guru dari berbagai daerah menggelar aksi di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Kamis (30/10). Dalam aksinya, mereka antara lain menuntut pengangkatan P3K/ASN bagi guru madrasah swasta

PONTIANAK POST - Ribuan guru madrasah menggelar aksi demonstrasi di Gedung Kementerian Agama (Kemenag) pada Kamis (30/10). Aksi demonstrasi bertema Gerakan Guru Bersatu (Gerus) ini digagas oleh Perkumpulan Guru Inpassing Nasional (PGIN) bersama sejumlah organisasi guru madrasah lainnya.

Tuntutan mereka adalah pengangkatan P3K/ASN bagi guru madrasah swasta, pengakuan masa kerja inpassing, pembayaran TPG yang tertunda, dan pembukaan kembali program inpassing guru.

Inpassing guru adalah sebuah program penyetaraan jabatan, pangkat, dan golongan bagi guru non-PNS agar memiliki status yang sama dengan guru PNS. Program ini bertujuan untuk menyetarakan status guru swasta dan guru negeri, terutama dalam hal gaji dan tunjangan.

Kemenag merespons aksi demonstrasi itu. Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al-Asyhar, mengapresiasi aksi demonstrasi yang menjadi bagian perjuangan para guru tersebut. "Tentu kami sebagai pemerintah tetap memberikan kebebasan mereka untuk menyampaikan aspirasi mereka," katanya di Jakarta (29/10) malam.

Dia menegaskan tuntutan yang dibawa para guru madrasah itu akan jadi bahan kajian pihaknya. Apalagi aspirasi atau tuntutan para guru madrasah itu juga sudah sering disampaikan bahkan sampai ke parlemen.

Thobib menegaskan bahwa Kemenag sudah terbiasa menerima kelompok guru yang menyampaikan aspirasi. Guru-guru madrasah diberikan ruangan yang terbuka lebar untuk menyampaikan aspirasi atau kendala selama mengajar.

"Selama ini kan Kementerian Agama sedang berupaya untuk akselerasi terhadap pendidikan profesi guru atau sertifikasi guru," jelasnya. Kemenag ingin menyelesaikan sertifikasi guru di tahun depan. Program ini menjadi fokus Kemenag yang akan diselesaikan untuk semua guru di semua agama. Guru-guru agama Islam maupun agama yang lain.

Terkait tuntutan supaya guru madrasah yang non-ASN diangkat jadi guru PPPK, Thobib menegaskan bahwa masalah ini bukan hanya menyangkut kewenangan Kemenag tetapi juga banyak lembaga lain yang terkait. "Misalnya di Kementerian PAN-RB dan BKN," jelasnya. Meski demikian, Kemenag tetap akan menyampaikan tuntutan para guru madrasah itu ke kementerian yang membidangi. (wan)

Editor : Hanif
#guru madrasah #kemenag #p3k #Program inpassing #demo