PONTIANAK POST - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) merespons insiden ledakan yang terjadi di area Sekolah SMAN 72, Kompleks Kodamar, Kelapa Gading, Jakarta Utara, kemarin (7/11).
”Kami menyampaikan rasa prihatin atas insiden tersebut. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan keselamatan seluruh warga sekolah, termasuk melakukan evakuasi dan penanganan korban secara cepat,” kata Direktur SMA Ditjen PAUD Dikdasmen Kemendikdasmen, Winner Jihad Akbar.
Pasca-kejadian, kata Winner, area TKP telah diamankan dan ditutup sementara guna memastikan keselamatan warga sekolah. ”Kami juga akan mendukung langkah rehabilitasi fasilitas yang terdampak agar tidak mengganggu kelangsungan proses belajar mengajar di sekolah,” paparnya.
Selain itu, Kemendikdasmen juga menyiapkan layanan pendampingan psikologis bagi siswa, guru, dan warga sekolah sebagai bagian dari pemulihan pascakejadian. ”Kami mengapresiasi langkah cepat seluruh pihak dalam penanganan awal di lapangan,” katanya.
Di sisi lain, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat diminta menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Keprihatinan yang sama disampaikan oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf. Senada, dia juga meminta masyarakat untuk tenang dan menunggu hasil penyelidikan pihak kepolisian.
”Kita belum tahu apa sebenarnya yang terjadi, tapi kita mari bersama-sama tetap tenang dan sambil menunggu hasil yang dilakukan oleh aparat kepolisian,” ujarnya ditemui usai menghadiri Konsolidasi Pengurus Baru Karang Taruna di Kantor Kemensos, Jakarta, kemarin (7/11).
Wakil Gubernur Jawa Timur periode 2008-2018 itu memastikan akan memberikan santunan bagi para korban. Santunan diberikan setelah hasil asesmen dari tim Kemensos keluar. ”Kita lihat hasil asesmennya. Akan kita bantu sesuai dengan tugas dari Kemensos,” tegasnya.
Bukan hanya santunan, bantuan juga akan diberikan dalam bentuk pendampingan psikososial untuk warga satuan pendidikan yang berada di lokasi saat kejadian berlangsung. Termasuk, para keluarga korban.
Pramono Pastikan Tanggung Pengobatan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung juga memberi atensi pasca-ledakan di SMAN 72 Kelapa Gading. Seusai meninjau lokasi kejadian, dia menyambangi para korban yang dirawat di RS Islam Jakarta Cempaka Putih.
Kemarin (7/11), dia tiba sekitar pukul 16.25 WIB dan langsung masuk ke ruang perawatan untuk menjenguk para korban yang tengah dirawat intensif. ”Ngobrol semuanya dalam keadaan sadar. Memang ada satu yang akan dioperasi, tapi untuk detailnya biar kepolisian aja yang menyampaikan," ujar Pramono.
Pramono menegaskan bahwa seluruh biaya pengobatan korban ledakan akan ditanggung sepenuhnya oleh Pemprov DKI Jakarta, baik yang dirawat di RS Islam Jakarta maupun di rumah sakit lain. ”Sepenuhnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah DKI," kata Pramono. (mia/ygi/ris)
Editor : Hanif