Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

4,2 Juta Calon Penerima BLTS Dicoret, Menteri Sosial Beri Alasan

Aristono Edi Kiswantoro • Minggu, 9 November 2025 | 20:43 WIB

Masyarakat menerima BLT kesra yang menjadi program prioritas pemerintah.
Masyarakat menerima BLT kesra yang menjadi program prioritas pemerintah.

PONTIANAK POST — Kementerian Sosial (Kemensos) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencoret 4,2 juta calon penerima Bantuan Langsung Tunai Sementara (BLTS) 2025 dari daftar awal.

Langkah ini dilakukan setelah survei lapangan (groundcheck) untuk memastikan data calon penerima BLTS yang layak.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, menjelaskan BLTS 2025 menargetkan 35,04 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM), yang terdiri dari 16,3 juta penerima bansos reguler dan 18,7 juta calon penerima baru.

Dari hasil verifikasi terhadap calon penerima baru, 12,6 juta dinyatakan layak, sementara 4,2 juta dicoret. Sekitar 1,9 juta KPM lainnya masih dalam proses verifikasi, yang ditargetkan rampung pekan depan.

Kepala BPS, Amalia Adininggar, menyebut pencoretan dilakukan karena sejumlah KPM telah memiliki pekerjaan, atau kondisi tempat tinggalnya lebih layak, sehingga tidak lagi masuk desil 1-4 DTSEN.

Mereka digantikan oleh calon penerima baru sesuai kriteria, seperti lansia atau penyandang disabilitas yang tinggal sendiri, keluarga dengan rumah tidak layak, dan kepala keluarga yang tidak bekerja atau bekerja serabutan.

Amalia menegaskan koordinasi Kemensos dan BPS akan diperluas hingga tingkat daerah untuk memastikan pemutakhiran data lebih akurat dan solid. Rakornis nasional direncanakan pekan depan untuk memperkuat kolaborasi tersebut. **

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
#kemensos #BLTS