PONTIANAK POST — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengusut aliran uang terkait mutasi jabatan di Pemerintah Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Kemarin, Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko yang terjerat operasi tangkap tangan (OTT) tiba di Jakarta sekitar pukul 08.10 WIB. Ia mengenakan pakaian hitam dan masker, tanpa memberikan komentar.
Juru bicara KPK, Budi Prasetyo, menyebut total 13 orang terjaring OTT, namun hanya tujuh dibawa ke Jakarta, termasuk Bupati, Sekda, Direktur RSUD, Kabid Mutasi Setda, dan tiga pihak swasta, salah satunya adik Bupati.
KPK masih melakukan pemeriksaan intensif untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan. Lembaga antirasuah memiliki waktu 1x24 jam untuk menetapkan status hukum dan akan mengumumkannya melalui konferensi pers.
Hingga pukul 18.00 WIB kemarin, konferensi pers belum digelar. Dugaan sementara OTT terkait mutasi dan promosi jabatan, namun KPK belum merinci konstruksi perkara maupun identitas lengkap pihak yang diamankan. **
Editor : Aristono Edi Kiswantoro