PONTIANAK POST — Pemerintah Kabupaten Mempawah membentuk Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) baru untuk mengoptimalisasi potensi-potensi pendapatan asli daerah (PAD) di wilayah Kabupaten Mempawah.
“BUMD ini nantinya diharapkan tidak hanya menjadi sumber pendapatan baru bagi daerah, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja dan memperkuat pelayanan publik berbasis ekonomi lokal,” ujar Bupati Mempawah, Erlina saat kunjungan kerja ke Direktorat Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, kemarin, didampingi Wakil Bupati Juli Suryadi.
Erlina bersama rombongan diterima oleh Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Yudia Ramli.
Erlina mengungkapkan pihaknya ingin memastikan pembentukan BUMD baru tersebut sesuai dengan regulasi yang ada dan mencapai tujuan yang diinginkan. Yakni mampu mendongkrak PAD diberbagai sektor yang ada. Dia pun meminta saran dan masukan dari Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri berkenaan dengan pembentukan dan tata kelola BUMD yang sehat dan berdaya saing. Sehingga, kehadiran BUMD tersebut akan memberikan dampak positif untuk pembangunan dan kemajuan daerah.
“Harapan kami, BUMD yang akan dibentuk dapat menjadi instrumen penting dalam memperkuat kemandirian fiskal daerah. Dengan begitu, Mempawah tidak terlalu bergantung pada dana transfer pusat, melainkan bisa mengoptimalkan potensi ekonomi lokal yang ada,” pungkasnya. (wah)
Editor : Hanif