PONTIANAK POST – Pemerintah Yordania menyatakan komitmennya untuk melanjutkan dan memperluas kerja sama pengembangan fosfat dengan Indonesia.
Selama ini, kolaborasi kedua negara telah berjalan melalui Petrokimia Gresik dengan nilai investasi sekitar US$250 juta dan menghasilkan keuntungan sekitar US$20 juta.
“Kita ingin kerja sama ini diekspansi lebih besar lagi, termasuk potensi investasi fosfat dan potas di Yordania,” ujar Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala Danatara, Rosan Perkasa Roeslani, kemarin (15/11).
Selain sektor fosfat, Yordania juga tengah mempelajari struktur kelembagaan Danatara sebagai model untuk membangun sovereign wealth fund serupa.
Rosan menyebut, Yordania ingin memahami detail pembentukan hingga pengelolaan aset. “Ini akan segera ditindaklanjuti,” katanya.
Raja Abdullah II ibn Al Hussein turut mengundang Danatara untuk menanamkan investasi di tiga proyek strategis di Yordania: pipanisasi gas senilai sekitar US$1 miliar, pembangunan jalan tol sekitar US$300 juta, serta sektor logistik. Seluruh skema investasi ditegaskan tetap dilakukan secara business to business (B2B).
Presiden Antar Kepulangan Raja Abdullah II
Pada hari yang sama, Presiden Prabowo Subianto mengantar langsung kepulangan Raja Abdullah II di Bandara Internasional Soekarno–Hatta.
Keduanya tampak berbincang hangat sebelum berpelukan, kemudian Presiden Prabowo mengantar sang raja hingga tangga pesawat sebagai bentuk penghormatan negara.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dengan jajar kehormatan, iringan musik korps, serta penghormatan udara melalui beberapa kali lintasan jet tempur F-16.
Sejumlah pejabat tinggi turut hadir, antara lain Mensesneg Prasetyo Hadi, Menlu Sugiono, Menhan Sjafrie Samsoeddin, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Perkasa Roeslani, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala BKP Angga Raka Prabowo, Dubes RI untuk Yordania Ade Padmo Sarwono, dan Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno.
Selama di Jakarta, Raja Abdullah II menjalani rangkaian agenda kenegaraan, mulai dari upacara penyambutan di Istana Merdeka, jamuan makan malam kenegaraan, pertemuan dengan Badan Pengelola Investasi Danatara, hingga menyaksikan demonstrasi drone bersama TNI dan Angkatan Bersenjata Yordania. (lyn/ai)
Editor : Aristono Edi Kiswantoro