Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Prabowo Targetkan Bangun Rumah Sakit Canggih di Seluruh Kabupaten/Kota dalam 4 Tahun

Miftahul Khair • Kamis, 20 November 2025 | 10:30 WIB
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia pada Rabu (19/11) lalu.
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates-Indonesia pada Rabu (19/11) lalu.

PONTIANAK POST – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya memperkuat layanan kesehatan nasional dengan memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin membangun rumah sakit berteknologi tinggi di seluruh kabupaten dan kota dalam empat tahun ke depan.

Arahan itu ia sampaikan saat meresmikan RS Kardiologi Emirates–Indonesia (RS KEI) di Solo, Jawa Tengah, Rabu (19/11).

“Tapi saya juga memberitahukan ke Menteri Kesehatan bahwa saya menghendaki tiap kabupaten/kota memiliki rumah sakit yang canggih seperti ini. Dalam empat tahun yang akan datang, kita akan berusaha mencapai itu. Kita berusaha, tapi yang jelas saya akan alokasikan biaya yang cukup besar untuk pelayanan kesehatan," ujarnya.

Presiden menegaskan bahwa pembangunan fasilitas saja tidak cukup tanpa memperkuat jumlah tenaga kesehatan. Ia memastikan pemerintah menambah dokter umum, dokter gigi, perawat, dan tenaga paramedis agar distribusi layanan semakin merata.

"Rumah sakit penting, tapi juga awaknya, dokter kita butuh tambahan sangat banyak. Dokter gigi, perawat, paramedis, dan itu kita juga akan melakukan perluasan, penambahan fasilitas pendidikan dokter, perawat, paramedis secara besar-besaran,” kata Prabowo.

Dalam kesempatan itu, ia mengungkapkan rencana menambah 30 fakultas kedokteran baru untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga medis, sekaligus memperluas kesempatan masyarakat menempuh pendidikan kesehatan.

“Menteri Kesehatan menyarankan kepada saya, kita perlu tambah 30 fakultas kedokteran baru. Dan yang lama pun saya minta ditambah alokasi mahasiswanya, khusus untuk dokter. Saya upayakan sebagian besar, kalau bisa semuanya, insyaallah bisa, itu beasiswa penuh. Beasiswa penuh. Jadi, pendidikan kita akan tambah beasiswa penuh untuk kedokteran, perawat, dan paramedis,” katanya.

Prabowo menilai RS KEI dapat menjadi contoh bagi rumah sakit lain di Indonesia, baik dari segi fasilitas, kualitas perawatan, maupun capaian riset. Ia berharap keberadaan RS tersebut membantu mempercepat penanganan penyakit kardiovaskular yang selama ini menjadi penyebab kematian tertinggi.

"Dengan fasilitas ini, kita berharap menjadi benchmark, menjadi tolok ukur, kita bisa mengurangi fatalitas, mempercepat akses, dan menjadi pusat inovasi, edukasi, dan riset,” kata Prabowo.

RS KEI dilengkapi instalasi gawat darurat, rawat jalan, rawat inap termasuk ruang VIP dan president suite, serta fasilitas ICU dan Cathlab. Infrastruktur tersebut mendukung posisinya sebagai salah satu pusat layanan jantung terkemuka di Asia.

Peralatan medis unggulan seperti Hybrid Cathlab Siemens Artis Q Floor Combo, CT Scan Somatom go.Top, MRI Siemens Magnetom Sempra, DR X-Ray, Ventilator GE CareScape R860, Anesthesia Workstation CS 750, ECMO Maquet Cardiohelp, IABP Cardiosave, hingga Heart-Lung Machine TechnoWood CompO III Neo turut melengkapi layanan rumah sakit ini.

RS KEI juga menyediakan layanan diagnostik komprehensif. Mulai CT Scan, MRI, echocardiography, treadmill, holter monitoring, USG 4D, hingga terapi hemodialisis dan pusat perawatan intensif bagi pasien gagal jantung. (*/r)

Editor : Miftahul Khair
#bangun #canggih #presiden #kabupaten #prabowo #rumah sakit #Pelayanan kesehatan #kota